Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Salut dengan Produk Pertanian Jember

Safitri • Kamis, 23 Maret 2023 | 20:28 WIB
MENDUKUNG: Bupati Jember Hendy Siswanto saat meresmikan BUMDesma Arjasa, (6/4).
MENDUKUNG: Bupati Jember Hendy Siswanto saat meresmikan BUMDesma Arjasa, (6/4).
SUMBERSARI, Radar Jember - Jember memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa. Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut, Jember memiliki tanah emas yang sangat produktif, sehingga mampu mempertahankan ketahanan pangannya di tengah permasalahan pupuk yang belum terselesaikan.

BACA JUGA : Buat Pentol, Gugah Skill Entrepreneur, Inovasi Sistem Belajar di Sukowono

Bupati menyampaikan bahwa Jember merupakan kabupaten yang terbaik tentang ketahanan pangannya. Meskipun saat ini masih ada permasalahan yang belum selesai, yaitu pupuk. “Kami tidak ada pupuk. Untuk pupuk subsidinya menunggu dari kementerian. Semua petani Jember mengeluhkan pupuk,” jelasnya saat membuka acara peresmian Balai Karantina Pertanian, Selasa (14/3).

Karena di Jember ini tempat orang-orang hebat dan pintar, tambah Hendy, ketahanan pangan di Jember masih sangat kuat. Mengenai permasalahan pupuk, Bupati Hendy menyebut akan segera membuatkan pabrik pupuk. Selain membuat pabrik pupuk, juga akan mengumpulkan pembuat pupuk organik home industry sebanyak 80 orang. “Dan hasil dari pupuk home industry tersebut saat ini sudah banyak diekspor ke luar negeri. Tapi, masyarakat Jember tidak memakainya,” terang bupati.

Mengapa orang Jember tidak mau memakai? Menurut Hendy, karena kebiasaan petani Jember, harus ada percontohannya dulu, baru mereka akan memakai. Untuk itu, setelah pabrik pupuk berdiri dan berproduksi, akan dibagikan secara gratis kepada petani. “Kami akan pilih beberapa desa untuk dijadikan pilot project di Jember,” tuturnya.

Menurutnya, pertanian di Jember harus terus maju dan memiliki produksi yang unggul. Dia melihat selama ini ketahanan pangan di Jember sangat bagus. Hal itu, kata bupati, diketahui dari data produksi tanaman pangan yang cukup bagus.

Selain itu, ada tembakau Jember yang merupakan salah satu tembakau terbaik di dunia. “Tapi, jika kita lihat di Jember, petaninya masih kurang kesejahteraannya,” ucapnya.

Selain itu, Jember juga memiliki produksi beras yang memiliki kualitas unggul. Selama ini, produk beras Jember selalu dijual di luar Jember. Hal itu sebagai bukti bahwa beras Jember sangat diminati oleh masyarakat luar, karena memiliki kualitas yang luar biasa. “Jember ini memiliki tanah emas. Kita diberi karunia yang luar biasa,” ucapnya.

Bupati menyebut, diperlukan fasilitas yang menunjang produksi pertanian di Jember, karena banyaknya komoditas unggul di sektor pertanian. Untuk itu, dirinya akan berupaya untuk bisa membangun pelabuhan di Jember sesegera mungkin. “Karena melihat kenyataannya hari ini hampir 70–80 persen hasil produksi pertanian tidak dipakai di Jember. tetapi, dipakai di daerah lainnya,” pungkasnya. (cad/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Jember