BACA JUGA : Chinta, Mahasiswa Unej yang Tuntaskan Skripsi di Semester 7
Pernyataan itu dikatakan Bupati Hendy saat membuka Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) ke-11 di SMP MBS Tanggul, kemarin (26/2). Di hadapan warga Muhammadiyah, dia mengungkapkan terima kasihnya atas amanah yang diberikan untuk memimpin Jember. “Musyda ini esensinya bukan hanya musyawarah, tapi hadiah untuk bupati yang genap dua tahun memimpin Jember,” ucapnya yang kemudian disambut tepuk tangan warga Muhammadiyah yang hadir.
Dengan penuh kesungguhan, dia mengungkapkan, sejak terpilih hingga saat ini dia masih menjaga amanah yang diberikan warga Jember. Hendy bersama Wabup Gus Firjaun berkomitmen akan terus memegang amanah sampai akhir kepemimpinannya nanti. “Ini (kepercayaan, Red) yang betul-betul saya pegang secara pribadi. Boleh dalam ucapan kita berbohong, tapi dalam hati saya hanya Allah yang tahu,” kata Bupati Hendy.
Dua tahun berjalan, sejumlah program yang dikerjakan sudah bisa dilihat di depan mata. Ribuan kilometer infrastruktur jalan, jembatan, juga penerangan jalan umum (PJU) sudah rampung diperbaiki. Masyarakat Jember bisa menikmati manfaat yang dihasilkan. Seperti kemudahan proses pergerakan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan masih banyak lagi. “Sampai hari ini masih sedikit yang kami lakukan dan masih banyak yang belum kami laksanakan. Insyaallah, ke depan kami akan buat sebanyak-banyaknya prioritas utama untuk masyarakat Jember,” ungkapnya.
Tahun ini, lanjutnya, pemkab memiliki program prioritas yang juga menjadi program utama pemerintah pusat. Antara lain penanganan AKI/AKB, kurang gizi, stunting, dan kemiskinan ekstrem. Semuanya memiliki catatan data yang masih tinggi. “Dua tahun berjalan ini kami mohon kepada warga Muhammadiyah memberikan saran, kritik, dan solusi terhadap apa yang sedang dan sudah pemkab lakukan,” ujar Bupati Hendy kepada warga Muhammadiyah.
Langkah cepat yang dipilih pemkab dalam mengentaskan semua permasalahan yang menjadi program prioritas tersebut adalah membentuk satgas khusus yang dikawal langsung oleh Bupati Hendy. Sebanyak 17 OPD, sebutnya, disatukan dan difokuskan untuk mewujudkan penyelesaian persoalan tersebut. Untuk menunjang keberhasilan, sebagian APBD juga digelontor untuk menyukseskan program.
Untuk diketahui, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun dipilih menjadi kepala daerah di Jember saat mengikuti pilkada pada 9 Desember 2020 lalu. Keduanya mengungguli dua pasangan lainnya dan berhasil memperoleh 489.794 suara warga Jember atau setara 46,60 persen. Perayaan dua tahun kepemimpinannya diperingati setiap 26 Februari, tepat pada saat pelantikan di Gedung Grahadi, Surabaya, pada 2021 lalu. (sil/c2/dwi) Editor : Safitri