BACA JUGA : Puluhan Tahun Hanya Dapat Honor Rp 300 Ribu
Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman mengatakan, buku BTA yang masih dalam proses penyempurnaan itu akan diberlakukan untuk siswa secara umum. Artinya, penggunaan untuk siswa berkebutuhan khusus (ABK) belum digarap. “Secara umum, kami masih memprioritaskan siswa secara umum,” ucapnya seusai mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) di Aula PB Sudirman Kantor Pemkab Jember, Jumat (3/1).
Dia menambahkan, nantinya buku pelajaran BTA akan terus dievaluasi. Penyesuaian akan dilakukan seiring berjalannya waktu. Termasuk penggunaan huruf Braille dalam buku BTA.
Lebih lanjut, Gus Firjaun meminta guru PAI terus mengajar dengan keikhlasan. Tugas-tugas yang diemban agar tidak dijadikan beban. Itu bertujuan untuk menggiring kesabaran saat mengajar sehingga emosi tidak terpancing ketika mendapati perilaku anak yang bermacam-macam. “Anak butuh seorang pendidik,” imbuhnya.
Berbagai macam karakter anak diharapkan bisa dihadapi dengan bijak oleh guru. Mengajar dengan penuh keikhlasan dan kesabaran yang kemudian bisa menjadikan anak didik terbawa perasaan positif tersebut. Akhirnya, ilmu yang diajarkan perlahan masuk ke dalam hati anak.
Seiring dengan hal itu, pemkab juga bakal mengupayakan peningkatan kompetensi guru. Termasuk kesejahteraan tenaga pendidik. “Ke depan agar bisa lebih baik lagi,” tandas Gus Firjaun. (sil/c2) Editor : Safitri