BACA JUGA : Lahan Sawah Tercemar Air Sampah, Petani Keluhkan Limbah TPA Pakusari
Kehadiran Bupati Jember bersama Wakil Bupati (Wabup) Jember MB Firjaun Barlaman tersebut membuat peserta latihan gabungan paskibra itu semakin semangat. Dalam acara pembukaan tersebut, Bupati Hendy tidak sekadar memberikan arahan, tapi sekaligus menyematkan kalung peserta sebagai tanda peresmian latihan gabungan itu.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, seluruh paskibra harus mempunyai jiwa korsa yang kuat. “Jiwa korsa harus terus hidup dalam diri adik-adik (paskibra, Red) semu. Itu penting!” pesan Bupati Hendy kepada para paskibra.
Bupati Hendy mendefinisikan jiwa korsa bahwa seorang paskibra harus mempunyai jiwa kekeluargaan yang positif, semangat membantu, berbagi, mengingatkan, sehati, sejiwa, bersedia untuk senasib sepenanggungan dalam satu keluarga Paskibra Kabupaten Jember.
Lewat penguatan jiwa korsa di paskibra tersebut, menurut Hendy, maka di lingkungan mana pun anggota paskibra akan memupuk jiwa korsa. Artinya, rasa persaudaraan akan muncul dari lingkungan rumah, kantor, hingga paling penting adalah mencintai NKRI. Lewat jiwa korsa, kata dia, setidaknya anggota paskibra memiliki karakter tolong-menolong di lingkungan apa pun dan menjaga keutuhan NKRI.
Bupati Hendy juga berpesan kepada paskibra Jember, saat kembali ke sekolahnya masing-masing untuk menjadi anak muda yang rendah hati dan tegas dalam bersikap. “Setelah pulang dari latihan gabungan ini, jadilah pelajar yang teladan di sekolah,” paparnya.
Menurutnya, sikap tegas dalam bersikap diperlukan. Sebab, bisa membendung ajaran dari luar yang tidak baik masuk ke lingkungan sekolah. “Kalau memang ada hal yang tidak baik, tolak dengan tegas,” imbuhnya.
Bupati Hendy juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para paskibra Jember yang sudah purna. Sebab, masih meluangkan waktu untuk menginisiasi latihan bersama itu. “Ini adalah bukti kompak, dan teruslah solid Paskibra Kabupaten Jember,” pungkasnya. Perlu diketahui, latihan gabungan tersebut diikuti oleh 1.500 peserta dari seluruh SMA, MA, SMK, baik negeri maupun swasta di Jember. (c2/dwi) Editor : Safitri