Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cantumkan Nama Jember dalam Kemasan Produk

Safitri • Rabu, 7 Desember 2022 | 18:41 WIB
CINTAI UMKM: Bupati Jember Hendy Siswanto meninjau produk UMKM pada salah satu stan yang ada di Jember.
CINTAI UMKM: Bupati Jember Hendy Siswanto meninjau produk UMKM pada salah satu stan yang ada di Jember.
SUCO, Radar Jember - Perhatian Bupati Jember Hendy Siswanto terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) makin ke sini semakin terarah. Fokusnya terhadap perkembangan UMKM akan segera direalisasikan lebih serius lagi. Salah satunya dengan mengikutkan nama Jember sebagai asal produk menjadi trademark-nya.

BACA JUGA : Bupati Hendy Tegaskan Pentingnya Perluasan Digitalisasi

Bupati Hendy mengutarakan bahwa UMKM menjadi fokus utama Pemkab Jember sejak satu tahun belakangan. Dia mengajak seluruh masyarakat Jember untuk sama-sama menggerakkannya. Bukan hanya melibatkan pada setiap event. Tetapi, menggagas program yang bisa menghadirkan UMKM.

Pada tahun depan, dia berencana untuk menyerasikan semua produk UMKM dalam hal penamaan produk. “Tahun 2023 nanti akan kami buatkan trademark untuk menyamakan semua UMKM sebagai produk Jember,” jelasnya seusai menghadiri satu acara di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengangkat nama Kota Suwar-Suwir bersamaan dengan mengangkat nama UMKM.  Produk yang diproduksi oleh UMKM, tambahnya, harus mencantumkan nama Jember dalam kemasannya. “Misalnya produk keripik Jember dan lain-lain,” sebut Bupati Hendy.

Pria asal Kampung Ledok itu menjelaskan lebih lanjut, produk yang dibuat bebas. Bisa beraneka macam bentuk maupun jenisnya. Asalkan di setiap kemasan produk mencantumkan nama Jember. Strategi marketing tersebut diterapkan mulai tahun depan. Sejalan dengan hal itu, Bupati Hendy ingin menampilkan ke permukaan mengenai penerapan program one village one product.

Dia menambahkan, dari 226 desa di seluruh Jember, ada satu produk unggulan desa yang bisa dijadikan representasi dari UMKM masing-masing. “Dan di situ akan kita kembangkan dan dorong untuk branding-nya,” ucapnya.

Sedangkan produk-produk lainnya akan menjadi barang ikutan yang bisa menunjang produk utama. Dorongan pengembangan strategi itu tidak hanya berlaku di setiap UMKM desa. Namun, juga pesantren-pesantren yang memiliki UMKM. (sil/c2/nur) Editor : Safitri
#UMKM #Wes wayahe