BACA JUGA : Di Balik Kostum Can-macanan Kadduk, Perlu Latihan sampai Merasa Engap
Event sepak bola terbesar sejagat tersebut digelar di Qatar, yang berlangsung hampir satu bulan. Bupati Jember Hendy Siswanto akan menyiapkan Alun-Alun Jember sebagai tempat nobar. Dari 20 November sampai 18 Desember, sesuai jadwal pertandingan.
Segala perlengkapan yang dibutuhkan untuk menonton juga akan disiapkan. Ada tim khusus yang akan menyiapkan. Hingga pihak yang siap memberikan dukungan fasilitas sampai dana untuk menyukseskan program tersebut. Seluruh masyarakat Jember diperkenankan untuk datang dan menyaksikan gelaran sepak bola antarnegara itu.
Bupati Hendy mengaku sengaja menggelarnya di alun-alun sebagai komitmennya untuk membuat suasana terbuka tetap ramai. Sehingga para pedagang kecil atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan banyak kesempatan untuk berjualan. Dengan nobar, para penonton yang hadir bisa sekaligus menjadi konsumen yang melariskan dagangan UMKM. "Ini akan bisa menggerakkan ekonomi Jember," ucapnya, seusai melakukan rakor terkait kegiatan tersebut, Selasa (1/11), di Pendapa Wahyawibawagraha.
Tujuan dihelatnya nobar piala dunia itu memang sebagai bentuk hiburan kepada masyarakat. Khususnya mereka yang merupakan pencinta bola. Seperti yang banyak orang tahu, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki banyak penggemar dari berbagai kalangan. Karena itu, menggelar nobar juga berfungsi sebagai tempat menggerakkan ekonomi.
Seperti biasa, stan UMKM juga akan didirikan di Alun-Alun Jember. Masyarakat yang ikut nobar bisa datang dan membeli aneka macam produk yang dijual UMKM. Harapannya, satu bulan penuh pertandingan piala dunia juga menjadi momen emas bagi pedagang untuk mendapatkan omzet lebih banyak. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri