BACA JUGA : Demi Keselamatan Hentikan Acara Berdendang Bergoyang
Bupati Jember Hendy Siswanto, Selasa (25/10) lalu, telah menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan kebencanaan, di Alun-Alun Jember. Berbagai elemen lembaga kebencanaan hingga relawan disiapkan dalam persiapan menghadapi bencana. Dia menyebut, titik fokus mitigasi bencana alam yang dilakukan pemkab adalah banjir dan tanah longsor. Meski tidak tertutup kemungkinan bencana lainnya bisa terjadi.
Dipaparkan delapan poin mitigasi bencana yang diinstruksikan untuk dilakukan. Mengaktifkan posko penanggulangan bencana mulai dari kecamatan hingga desa. Terutama lokasi yang rawan terjadi bencana. Melakukan penertiban baliho semi permanen serta penebangan ranting pohon yang telah rapuh. Kemudian, melakukan pembersihan saluran air dan mengecek laporan hidrometeorologi soal siklus air.
Imbauan lainnya adalah tidak memperkenankan masyarakat untuk membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai. Selain itu, petugas sampah terus memantau aliran sampah dari hulu ke hilir sungai. Dia juga menyiapkan ASN dan stakeholder agar melakukan kolaborasi dengan relawan kebencanaan untuk terus berkomunikasi.
"Mendirikan posko siaga kebencanaan di tiap kecamatan dan desa, serta melakukan pengamatan dan pemantauan yang cermat agar mengetahui situasi terkini (real time) terhadap informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini bencana alam," terangnya. (sil/c2/nur) Editor : Safitri