BACA JUGA : Ijen Geopark dalam Pariwisata Berkelanjutan
Bersama masyarakat setempat, Bupati Hendy ikut memanjatkan doa sebagai bentuk syukur atas pembangunan jalan. Dia menjelaskan, ruas jalan sepanjang Paleran–Umbulsari–Gunungsari–Umbulrejo sudah selesai digarap. Jalan selebar 4 meter yang dibenahi tersebut terbentang sepanjang 7,445 kilometer. "Ini merupakan bagian dari paket multiyears," ucapnya.
Dia berharap dengan tuntasnya pembangunan jalan bisa semakin mempermudah dan memperlancar akses kendaraan. Sehingga bisa menjadi penunjang kegiatan warga. "Baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan," sebutnya. Semuanya diharapkan bisa semakin baik pertumbuhan dan kualitasnya.
Kegiatan seperti perdagangan maupun pengangkutan hasil panen bisa berjalan lancar. Pendistribusian ke lokasi penjualan bisa lebih cepat dan mudah. Sehingga perekonomian bisa meningkat. Akses pendidikan dengan mulusnya jalan diharapkan semakin baik karena para pelajar lebih mudah menuju sekolah. Kemudian, berdampak baik pada kualitas pendidikan di Jember. Begitu pun dengan kesehatan. Masyarakat tidak lagi malas berobat. Jika ada warga sakit dan ibu hamil, maka tidak memiliki alasan untuk tidak memeriksakan kesehatannya.
Perayaan peresmian jalan juga digelar dengan pergelaran wayang kulit. Bupati Hendy sangat antusias dengan geberan pertunjukan tersebut. Menurutnya, selain sebagai tontonan, setiap cerita dari wayang kulit bisa dimaknai. Diambil sari-sari makna yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. "Hal ini membuktikan bahwa masyarakat peduli terhadap kelestarian kesenian kebanggaan bangsa," pungkasnya.
Setelah melakukan prosesi peresmian jalan, Bupati Hendy bergegas ke Kantor Desa Paleran. Di lokasi sudah berkumpul sejumlah warga yang telah menantinya. Dia membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada warga yang kurang mampu. Dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan gizi untuk ibu hamil dan menyusui. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri