Secara maraton, Hendy menerangkan bahwa pihaknya mengunjungi sekitar 12 fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) yang terdiri atas sembilan rumah sakit, baik milik pemerintah dan rumah sakit swasta, maupun sejumlah puskesmas. Di antaranya, RSD dr Soebandi, RS Baladhika Husada/DKT, RS Jember klinik, Puskesmas Jember Kidul, RS Bina Sehat, RS PTPN XII Kaliwates, RS Citra Husada, dan RS Siloam.
Dalam hal ini, Hendy menerangkan bahwa pihaknya datang untuk menyapa para warga yang terpapar Covid-19 dengan memberikan sejumlah bantuan. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan untuk tiap-tiap rumah sakit, khususnya untuk para tenaga kesehatan (nakes). “Untuk para pasien, kami datang membawa sembako dan tambahan vitamin,” paparnya.
Sementara itu, untuk rumah sakit dan nakes, Hendy juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat. Dengan begitu, bisa meminimalisasi kekurangan APD lantaran meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Jember.
Namun, tak hanya belasan fayankes itu yang bakal menerima bantuan. Hendy menuturkan bahwa pihaknya bakal terus membagikan bantuan kepada sekitar 50 fayankes di Kabupaten Jember. “Jadi, ini hanya simbolis saja. Sedangkan untuk yang lain juga bakal dibagikan baju hazmat, sembako, dan vitamin,” paparnya.
Baik kepada petugas maupun warga yang terpapar Covid-19, Hendy menegaskan bahwa mereka tidak sendirian. Pria yang juga menjadi Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Jember itu menerangkan bahwa pemerintah maupun masyarakat yang lain akan terus ada dalam membantu dan bahu-membahu menghadapi pandemi Covid-19 ini.
Termasuk kepada petugas yang sedang menangani Covid-19, Hendy menyampaikan bahwa mereka harus bersemangat. Sebab, semua elemen pemerintah tidak diam begitu saja. “Harapannya, kedatangan kami bisa menjadi motivasi,” terang Hendy. Dengan begitu, apa pun cobaan yang dihadapi para tenaga kesehatan, diharapkan tidak membuat mereka menjadi susah.
Lebih lanjut, Hendy juga menerangkan bahwa pihaknya juga terus berupaya menanggulangi bertambahnya kasus kematian karena Covid-19 mulai berjalan baik. Salah satunya dengan perawatan serta pelayanan masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri terpusat di Hotel Kebon Agung.
“Saat ini, sudah ada sekitar 30 warga yang isoman,” ungkapnya. Sementara itu, di sana ada sebanyak 126 tempat tidur. Jika kurang, pihaknya juga telah menyediakan 300 TT di Jember Sport Garden. “Ya, semoga tidak sampai terpakai,” tandasnya.
Reporter : Isnain Purnomo
Fotografer : Diskominfo For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri