Didik Triyanto, Kepala SMP Negeri 10 Jember mengungkapkan, batik dan tepung mocaf itu bagian dari pelajaran prakarya dan seni budaya, kegiatan pembuatan batik dan tepung mocaf itu berlangsung dari tahun 2014 lalu. "Pelajaran prakarya dan seni budaya ini wajib diikuti oleh semua siswa di SMP Negeri 10 Jember, bahkan kini mereka mampu membuat sendiri seragam sekolah bermotif batik," ungkap Didik.
Agar mereka bisa lebih terampil membatik, sekolah sengaja menambah waktu pembuatan batik usai pulang sekolah.
Sementara itu Endang Hartatik, SPd, guru seni budaya SMP Negeri 10 Jember menerangkan, apa yang dilakukan pelajar sekolah tersebut paling tidak mampu untuk menumbuhkan semangat berwirausaha pada mereka. "Batik SMP Negeri 10 Jember ini namanya Shibori yakni gabungan teknik celup dan teknik ikat, motif batik ini cenderung abstrak dan tidak membutuhkan waktu lama untuk membuatnya,"terang Endang.
Hirus Solihin, salah seorang siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Jember menceritakan, tepung mocaf merupakan produk unggulan sekolah nya selain batik. "Tepung mocaf ini terbuat dari singkong putih dan tepung ini bisa diolah menjadi kerupuk maupun kue, baik tepung mocaf dan batik ini sering mengikuti pameran untuk lebih mengenalkan produk SMP Negeri 10 Jember," papar Hirus. Editor : Radar Digital