Tak Banyak yang Tahu! Lumajang Punya Event Budaya Keren Berlatar Pesisir Pantai yang Resmi Masuk KEN 2026

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 08:40 WIB
Festival Topeng Lumajang (PEMKAB LUMAJANG)
Festival Topeng Lumajang (PEMKAB LUMAJANG)

RADAR JEMBER – Tak hanya Jember Fashion Carnaval (JFC) atau Gandrung Sewu di Banyuwangi, kawasan Tapal Kuda juga memiliki event budaya lain yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Event tersebut adalah Segoro Topeng Kaliwungu, festival budaya khas Kabupaten Lumajang yang digelar di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

Meski telah menjadi bagian dari kalender event nasional, festival ini masih belum banyak dikenal masyarakat di luar Lumajang.

Baca Juga: DPRD Lumajang Dukung Selesaikan Perbaikan Infrastruktur

Segoro Topeng Kaliwungu memadukan pertunjukan tari topeng tradisional dengan latar pesisir selatan Lumajang.

Pada penyelenggaraan 2026, festival ini mengangkat tema "Lamajang The Land of Glory", yang terinspirasi dari kejayaan Kerajaan Lamajang Tigang Njuru pada masa Majapahit Timur.

Ratusan penari tampil dalam sendratari kolosal untuk menghidupkan kembali nilai sejarah, kebesaran, dan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Lumajang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, menegaskan bahwa festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menjaga keberlanjutan budaya.

"Budaya tidak boleh berhenti sebagai pertunjukan, namun harus menjadi sistem pengetahuan yang hidup dan diwariskan secara aktif," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Festival Daerah! Menpar RI Sebut JFC 2026 Jadi Soft Power Diplomasi Budaya Indonesia Di Mata Dunia

Ia menambahkan, seluruh kekayaan budaya yang ditampilkan merupakan potensi untuk mengundang wisatawan datang ke Lumajang.

Selain pertunjukan tari topeng, Segoro Topeng Kaliwungu juga diramaikan berbagai kegiatan seperti Jaran Kencak, festival layang-layang, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, lomba fotografi, hingga beragam aktivitas budaya lainnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menyebut penyelenggaraan festival ini dirancang agar mampu memperkuat promosi wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Pantai Watu Pecak.

Masuknya kembali Segoro Topeng Kaliwungu ke dalam KEN 2026 menjadi pengakuan bahwa event tersebut memiliki kualitas penyelenggaraan dan nilai budaya yang layak dipromosikan secara nasional.

Bagi masyarakat Jember, festival yang dapat dijangkau dalam waktu sekitar dua jam perjalanan ini bisa menjadi alternatif wisata budaya untuk mengenal lebih dekat sejarah, seni topeng, dan tradisi pesisir yang menjadi identitas Kabupaten Lumajang.

Penulis : Siti Roihani

Editor : Imron Hidayatullahh
festival budaya Topeng Kaliwungu seni budaya Lumajang