Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Paket Lengkap Pariwisata di Jember: Dari Hiruk Pikuk Kota, Kesejukan Gunung, Hingga Deburan Ombak Pantai yang Memesona

Maulana RJ • Selasa, 14 Oktober 2025 | 01:18 WIB
Pemandangan Pantai Watu Ulo saat menjelang senja dengan panorama alam yang khas pantai selatan. (Foto. Maulana/Radar Jember)
Pemandangan Pantai Watu Ulo saat menjelang senja dengan panorama alam yang khas pantai selatan. (Foto. Maulana/Radar Jember)

Radar Jember - Kabupaten Jember, yang selama ini dikenal sebagai Kota Karnaval berkat Jember Fashion Carnaval (JFC) yang mendunia, ternyata menyimpan sejuta pesona wisata yang tak kalah menarik. 

Mulai dari denyut kehidupan kota yang semarak, ketenangan alam pegunungan yang menyejukkan, hingga keindahan pantai selatan yang eksotis, Jember menawarkan paket lengkap bagi para pelancong lokal maupun mancanegara.

Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mengoptimalkan potensi wisata yang ada untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. 

Bupati Jember Muhammad Fawait, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa Jember memiliki banyak potensi wisata luar biasa. 

"Kemajuan suatu daerah bergantung pada perkembangan sektor pariwisatanya. Kami terus mendorong dan mengembangkan potensi besar sektor pariwisata Jember agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Yakin Potensi Pantai Bandealit Jadi Andalan Baru Kejayaan Pariwisata Jember

Bagi yang berencana mengunjungi Jember, berikut adalah rekomendasi tempat wisata paling ikonik yang wajib masuk dalam daftar perjalanan.

Wisata Ikonik Perkotaan: Denyut Nadi Jember

Salah satu jantung kota yang paling ikonik yakni Alun-alun Kota Jember yang kini tampil dengan wajah baru yang lebih modern dan fungsional.

Fasilitasnya terdapat jalur pedestrian yang nyaman, lintasan lari (jogging track), lapangan basket dan voli, serta toilet umum yang bersih. 

Menjadi ruang terbuka publik yang ideal untuk bersantai bersama keluarga. Terletak di pusat Kota Jember, sangat mudah diakses dari berbagai penjuru kota.

Baca Juga: Bupati Fawait Minta ASN Jadi Duta Pariwisata, Gunakan Medsos untuk Promosikan Jember ke Dunia

Kemudian ada Masjid Roudhotul Muchlisin. Masjid megah dengan arsitektur yang menawan ini telah menjadi salah satu ikon wisata religi di Jember. Dengan area parkir yang luas, kamar mandi dan tempat wudu yang bersih, serta pujasera (food court) yang menyediakan aneka kuliner.

Berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, hanya berjarak sekitar 5 kilometer atau 15-20 menit perjalanan dari Alun-alun Kota Jember.

Wisata Pegunungan: Kesejukan di Lereng Argopuro

Salah yang tak kalah ikonik yakni Puncak Rembangan. Menawarkan panorama Kota Jember dari ketinggian, Puncak Rembangan adalah destinasi yang sempurna untuk melepas penat.

Fasilitasnya terdapat hotel, kolam renang, dan restoran. Pengunjung dapat menikmati kesejukan udara pegunungan sambil menikmati hidangan khas lokal.

Berada di Kecamatan Arjasa, berjarak sekitar 15 kilometer ke arah utara dari pusat Kota Jember, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit, Puncak Rembangan cukup recomended untuk menghabiskan akhir pekan bersama orang-orang tersayang. Terlebih dengan tarif tiket yang dimain ramah di kantong.

Baca Juga: Bersih-bersih Pantai Watu Ulo Bareng Bupati Jember! Gus Fawait Targetkan Jadi Destinasi Wisata Andalan Jatim

Kemudian, ada Kebun Teh Gunung Gambir. 

Hamparan hijau kebun teh di lereng Gunung Argopuro ini menyajikan pemandangan yang menyegarkan mata dan jiwa.

Fasilitasnya cukup beragam. Mulai dari Jembatan kayu untuk menyusuri kebun teh, gazebo untuk bersantai, area perkemahan, dan beberapa warung makan.

Terletak di Kecamatan Sumberbaru, berjarak sekitar 48 kilometer dari pusat Kota Jember dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam, lokasi ini bisa menjadi referensi wajib jika ingin berwisata dengan nuansa yang instagramable.

Wisata Pantai: Eksotisme Pesisir Selatan

Siapa tidak kenal Pasir Putih Malikan atau Pantai Papuma. Pantai Papuma adalah primadona wisata bahari Jember yang keindahannya telah diakui secara luas.

Fasilitas pantai ini cukup mumpuni. Area parkir luas, toilet, mushola, warung-warung seafood, penginapan, dan area perkemahan.

Berada di Kecamatan Wuluhan, berjarak sekitar 45 kilometer ke arah selatan dari pusat Kota Jember, lokasi wisata dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam perjalanan. 

Baca Juga: Demi Lanjutkan Proyek JLS Pansela hingga Tembus ke Banyuwangi, Pemkab Jember Bebaskan 59,4 Kilometer Lahan

kemudian juga ada Pantai Payangan. Dikenal dengan bukit-bukitnya yang menawan dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.

Pantai ini memiliki area parkir, toilet, warung makan, dan penginapan sederhana. Pengunjung juga bisa naik ke Bukit Samboja untuk menikmati pemandangan dari ketinggian.

Untuk aksesnya cukup mudah. Terletak di Kecamatan Ambulu, berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Jember dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.

Masih di sekitar garis Pantai Payangan, juga ada Teluk Love. Sesuai namanya, teluk ini memiliki bentuk yang menyerupai hati jika dilihat dari ketinggian, menjadikannya spot foto yang sangat populer.

Fasilitas yang dimiliki terdapat area parkir lega, toilet, dan warung-warung kecil. Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, pengunjung harus mendaki bukit di sekitarnya.

Baca Juga: Bunga Desaku Jilid 4: Malam Hangat Bupati Jember Gus Fawait Ngopi Bersama Pemimpin Desa di Puncak Rembangan

Kemudian Pantai Watu Ulo, yang terletak di tengah-tengah garis Pantai Payangan dan Papuma. Deretan batu-batuan menjorok ke laut siap membuat pengunjung terperangan dengan keindahannya yang cukup ikonik.

Selain deretan pantai, itu di beberapa lain juga terdapat beberapa destinasi lain. 

Seperti Pantai Bandealit yang dikenal sebagai The Hidden Paradise, lalu Pantai Cemara, Pantai Pancer Puger, Pantai Cangakan, Pantai Nanggelan, dan beberapa lainnya.

Dinas Pariwisata setempat mencatat, ada puluhan destinasi wisata yang cukup terkenal di Jember. Jumlah itu baru yang terdata, belum termasuk tempat-tempat wisata yang digerakkan oleh masyarakat setempat atau swasta.

Baca Juga: Gus Fawait Janji Bikin Kawasan Food Street ala Malioboro di Jember, Jadi Solusi PKL Alun-Alun Tanpa Digusur

Dengan beragam pilihan destinasi yang ikonik ini, Jember membuktikan diri sebagai daerah yang layak untuk dijelajahi. Pemerintah daerah optimis, dengan pengembangan yang berkelanjutan, sektor pariwisata akan menjadi salah satu pilar utama dalam memajukan Jember dan mensejahterakan masyarakatnya.

 

Editor : M. Ainul Budi
#Argopuro #the hidden paradise #Jember #bandealit #alun-alun Jember #Watu Ulo #Puncak Rembangan #Pariwisata #gambir #Papuma #Gus Fawait