Oleh karena itu Bupati Jember Muhammad Fawait mendukung penuh keterlibatan pelaku wisata dalam mengembangkan pariwisata.
Bahkan, membuka lebar-lebar kerja sama pihak yang ingin mengembangkan sektor pariwisata di Jember. Baca Juga: Selfie Beach Run, Moment Hidup yang Tak Terlupakan, Begini Kesan Peserta di Event Watu Ulo Reborn Beach Run 2025
"Pemkab Jember punya tekad untuk pengembangan pariwisata Jember. Jika pelaku pariwisata punya kendala birokrasi, perizinan, dan sebagainya, maka kami siap duduk bersama," kata Gus Fawait, saat memberikan paparan secara virtual, dalam acara Farewell Dinner Jawa Timur Adventure Trip ke-4 Tahun 2025, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (30/4).
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menyebut, kabupaten berpenduduk 2,6 juta jiwa ini tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar ketiga se-Jatim.
Namun, juga dikenal akan kekayaan destinasi alamnya.
Di sisi utara Jember, terhampar kawasan pegunungan, menyuguhkan panorama khas yang tiada duanya dibanding daerah lain.Baca Juga: Deburan Ombak Bikin Semangat Peserta Watu Ulo Reborn Beach Run 2025
Sementara, di sisi selatan Jember, terhampar pantai dengan garis pantai terpanjang di Jatim.
"Wisata alam pantai kita (Jember, Red) insyaallah tidak kalah dengan tempat lainnya," bebernya.
Destinasi wisata Jember, tambahnya, juga telah terhubung dengan jalur darat.
Baik via bus ataupun kereta api dengan relasi terjauhnya Jember–Jakarta.
Gus Fawait juga membeberkan rencana Pemkab Jember terkait reaktivasi Bandara Notohadinegoro dengan rute penerbangan Jember–Bali maupun dari arah sebaliknya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember Bambang Rudianto menambahkan, kehadiran para pegiat wisata yang berasal dari 20 provinsi se-Indonesia dan mancanegara di pendapa malam itu dinilainya menjadi energi positif untuk mempromosikan pariwisata Jember.
Terlebih, keterlibatan Asosiasi Pelaku Penjualan Indonesia (ASPPI) yang menginisiasi acara yang dikemas dengan table top itu, menjadi sarana promosi, sharing, dan deal paket wisata antara buyer dan seller.
"Bisa jadi ke depannya dari provinsi lain tertarik dengan Watu Ulo hingga Rembangan, kalau pada saat ada event JFC, JKCI, dan seterusnya,” paparnya. (mau/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh