RADARJEMBER.ID – Warga Jember tentu sudah tidak asing dengan tempat wisata pantai yang satu ini. Namanya Pantai Pasir Putih Malikan atau biasa disebut Pantai Papuma.
Dengan panorama alamnya yang memanjakan mata, membuat wisata yang menjadi salah satu icon Kota Jember ini cukup terkenal.
Pasirnya yang putih, tebing-tebing curam yang tinggi, ditambah rerimbunan hutan yang masih alami, membuat persona Pantai Papuma ini sulit dilupakan.
Ditambah, hamparan perahu-perahu nelayan di sekitarnya, kian menambah khas bagaimana potret wisata di Pantai Selatan.
Pantai yang berlokasi di wilayah Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan ini setiap harinya tidak pernah sepi dari pengunjung.
Meskipun sempat turun karena terdampak pandemi, namun daya pikat Papuma dinilainya belum pudar.
Jika ingin menikmati kesejukan dan keindahan matahari terbit di pagi hari (sunrise), ataupun menikmati senja di sore hari (sunset), maka di Pantai Papuma sepertinya tidak begitu sulit.
Tebing-tebing tinggi dan curam, siap mengantarkan pengunjung berburu sunrise dan sunset.
Baca Juga: Bupati Jember Pilih Tak Mudik, Ramaikan Wisata Jember
Sempadan pantai yang dikelola oleh Perhutani Jatim juga menjadi tempat masyarakat untuk mencari mata pencaharian.
Dari unsur nelayan, pekerja, pemilik sejumlah homestay, hingga pedagang pemilik lapak.
Kehadiran mereka dinilai cukup membantu memanjakan pengunjung. Untuk kebutuhan makan minum, atau sekedar berswafoto menggunakan sejumlah wahana.
Bahkan pengunjung juga bisa bermalam di sana tanpa perlu khawatir kesulitan mencari tempat tidur.
Saat akhir pekan, tidak jarang pengunjung Papuma bisa datang dari sejumlah daerah.
"Baru pertama kali ke sini (Pantai Papuma,red). Pantainya memang luar biasa indah, pasir putih, dan tebingnya itu lho yang berbeda dengan pantai-pantai lainnya," kata Widya Ningsih, pengunjung asal Madiun yang saat itu datang bersama koleganya.
Papuma memang cukup recommended untuk dijadikan pilihan menghabiskan akhir pekan.
Apalagi kalau ditemani bersama saudara, teman, hingga orang terkasih. Wisatawan dari luar daerah itu mengaku, tujuan utama sebenarnya datang ke Jember bukan ke Papuma.
“Tujuan utama ke rumah saudaranya di Ambulu. Tapi ke Jember serasa kurang pas jika belum mengunjungi ikonnya, termasuk Papuma. Jadi penasaran dengan Papuma, akhirnya sekalian mampir. Ternyata pantainya memang bagus," pungkas gadis berkacamata itu. (mau/dwi)
Editor : Radar Digital