Radar Jember - Meski istilah “gardan” lazimnya digunakan untuk mobil, pada motor matic istilah oli gardan merujuk pada oli gear matic atau oli transmisi akhir.
Fungsi utama oli ini adalah melumasi komponen gear di bagian belakang motor matic, khususnya pada sistem transmisi CVT (continuously variable transmission).
Penggantian oli gardan secara rutin sangat penting untuk menjaga performa dan umur panjang kendaraan.
Fungsi utama oli gardan pada motor matic antara lain:
- Melumasi gigi transmisi akhir (final gear) di bagian CVT atau roda belakang.
- Mengurangi gesekan dan keausan antar gear.
- Menjaga suhu gear tetap stabil dan mencegah overheat.
- Menghindari bunyi kasar saat berkendara.
- Melindungi komponen gear dari karat dan korosi.
Kapan Harus Mengganti Oli Gardan?
Untuk motor matic seperti, penggantian oli gardan umumnya dilakukan setiap 8.000–12.000 km, atau setiap dua kali ganti oli mesin.
Bergantung pada merek motor dan intensitas pemakaian.
Motor dengan transmisi manual tidak menggunakan oli gardan karena sistem transmisinya berbeda.
Cara Mengganti Oli Gardan Motor Matic
Berikut langkah-langkah mengganti oli gardan secara mandiri:
- Persiapan
Parkir motor di permukaan yang rata, gunakan standar tengah.
Pastikan mesin dalam kondisi dingin.
Siapkan kunci pembuka baut, wadah untuk menampung oli bekas, oli gardan sesuai spesifikasi pabrikan, dan corong kecil atau selang untuk pengisian.
- Keluarkan Oli Lama
Buka baut pembuangan oli gardan, biasanya berada di bagian bawah boks CVT.
Biarkan oli mengalir hingga habis.
Bila perlu, miringkan sedikit motor agar oli keluar sempurna.
- Isi Oli Baru
Pasang kembali baut pembuangan dan pastikan kencang.
Buka baut pengisian oli.
Isi oli baru dengan corong hingga mencapai volume yang dianjurkan.
Tutup kembali baut pengisian setelah selesai.
- Periksa Kembali
Cek apakah ada kebocoran di sekitar baut.
Pastikan oli tidak kurang dari kapasitas yang dianjurkan.
Sebaiknya gunakan oli gardan berkualitas tinggi dan sesuai standar dari pabrikan.
Selain itu, ganti oli gardan secara rutin, terutama jika motor digunakan harian atau menempuh jarak jauh.
Jangan menunggu hingga muncul gejala seperti suara kasar atau tarikan berat.
Baca Juga: Suzuki Tornado GS125: Motor Sport Lawas yang Tetap Memikat di Era Modern
Editor : Imron Hidayatullahh