3 Rekomendasi Motor Matic Lawas yang Masih Enak Dipakai, Harga Mulai Rp4 Jutaan

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Yamaha Mio Sporty (MOLADIN)
Yamaha Mio Sporty (MOLADIN)

RADAR JEMBER – Motor matic lawas masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari dengan anggaran terbatas. 

Meski usianya sudah cukup tua, sejumlah model tetap diminati karena perawatannya relatif mudah, suku cadang tersedia, dan harga bekasnya lebih terjangkau.

Pasar motor bekas juga masih menawarkan sejumlah skutik lawas dengan harga di bawah Rp10 juta. 

Bahkan, beberapa model keluaran 2010 ke bawah masih dapat ditemukan dengan harga sekitar Rp4–6 jutaan, tergantung kondisi dan kelengkapan surat kendaraan.

Berikut tiga motor matic lawas yang bisa dipertimbangkan untuk penggunaan harian.

1. Honda BeAT Karburator

Honda BeAT generasi awal menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemburu motor matic murah. 

Baca Juga: 3 Rekomendasi Motor Matic Rp19 Jutaan untuk Mobilitas Harian pada 2026

Model yang diproduksi sekitar 2008–2012 ini dikenal memiliki bodi ringan dan dimensi kompak sehingga cukup praktis untuk digunakan di jalan perkotaan.

Untuk unit dengan kondisi tertentu, BeAT karburator masih dapat ditemukan di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp5 jutaan. 

Model ini juga memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan suku cadang dan bengkel yang relatif mudah ditemukan.

Namun, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi mesin dan sistem karburator karena usia kendaraan yang sudah cukup tua.

2. Yamaha Mio Sporty

Nama Yamaha Mio Sporty tidak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan motor matic di Indonesia. 

Generasi awal Mio mulai hadir pada 2003 dan dikenal karena desainnya yang ramping serta mudah dikendarai.

Untuk pasar bekas, Yamaha Mio keluaran sekitar 2008–2010 masih menjadi salah satu pilihan dengan harga terjangkau. 

Berdasarkan pantauan pasar yang dipublikasikan pada Agustus 2026, Mio Sporty/Soul keluaran 2008–2010 diperkirakan berada di kisaran Rp4,2 juta hingga Rp4,7 juta.

Selain harga yang relatif murah, Mio juga memiliki keuntungan berupa ketersediaan suku cadang yang cukup banyak. 

Hal tersebut membuatnya tetap menarik bagi konsumen yang ingin memiliki motor matic dengan biaya kepemilikan relatif rendah.

3. Suzuki Spin

Bagi yang ingin mencari alternatif di luar Honda dan Yamaha, Suzuki Spin bisa menjadi pilihan. 

Motor matic ini pertama kali dipasarkan Suzuki Indonesia pada 2006 dan produksinya berlangsung hingga 2011 sebelum kemudian digantikan Suzuki Nex.

Harga bekas Suzuki Spin tergolong murah. 

Pada pasar motor bekas, model ini pernah berada di kisaran Rp2–3 jutaan, meski harga aktual sangat bergantung pada kondisi unit, tahun produksi, dan kelengkapan dokumen.

Suzuki Spin juga dikenal memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup baik untuk ukuran motor pada zamannya. 

Akan tetapi, calon pembeli perlu lebih teliti dalam mencari suku cadang karena beberapa komponen untuk motor lawas bisa lebih sulit ditemukan dibandingkan BeAT atau Mio.

 

Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy

Editor : M. Ainul Budi
motor matic lawas sepeda matic mio sporty HONDA motor matic