Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sering Diabaikan! 5 Komponen Kecil Ini Ternyata Kunci Utama Mesin Motor Tetap Awet dan Performa Terjaga

Imron Hidayatullahh • Rabu, 1 April 2026 | 12:13 WIB
Teknisi melakukan perawatan bagian CVT motor matik. (IG/servismotorpanggilan)
Teknisi melakukan perawatan bagian CVT motor matik. (IG/servismotorpanggilan)

Radar Jember – Banyak pemilik sepeda motor yang hanya fokus pada penggantian oli mesin atau servis rutin bulanan.

Padahal, ada beberapa komponen kecil yang harganya relatif murah namun memiliki peran vital dalam menentukan umur panjang kendaraan.

Jika komponen ini diabaikan, risiko kerusakan besar yang memakan biaya jutaan rupiah justru mengintai di kemudian hari.

Setidaknya ada lima spare parts yang sering diremehkan namun menjadi pilar utama keawetan motor.

Baca Juga: Modal Rp 50 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Keluarga? Intip 4 MPV Bekas Paling Bandel Pasca Lebaran 2026!

Berikut adalah perincian lengkapnya:

1. Filter Udara: Paru-paru Mesin yang Wajib Bersih

Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran agar tidak masuk ke ruang bakar. Jika filter kotor atau tersumbat, pasokan udara ke mesin akan terhambat, membuat konsumsi bahan bakar lebih boros dan mesin cepat panas (overheat).

Idealnya, komponen ini diperiksa setiap 4.000 km dan diganti setiap 12.000 km, terutama bagi pengendara di area berdebu.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra: Standar Baru HP Gaming Flagship dengan Teknologi Anti-Lag dan Anti-Panas

2. Busi: Percikan Kecil Penentu Efisiensi

Busi yang sudah aus atau kotor akan menyebabkan motor sulit dihidupkan, tarikan terasa berat, dan pembakaran tidak sempurna.

Banyak pengendara baru mengganti busi saat motor sudah mogok. Padahal, penggantian rutin setiap 8.000 km sangat disarankan untuk menjaga stabilitas pengapian.

3. Filter Oli: Penjaga Kebersihan Jantung Mesin

Khusus untuk motor dengan kapasitas mesin besar atau tipe tertentu, filter oli berfungsi menangkap gram besi hasil gesekan mesin.

Jika filter ini buntu, oli yang bersirkulasi akan membawa kotoran yang dapat menggores dinding silinder. Membiarkannya berarti membiarkan mesin "memakan" dirinya sendiri dari dalam.

4. Cairan Pendingin (Radiator Coolant)

Bagi motor berpendingin cairan, memeriksa volume coolant di tabung reservoar adalah kewajiban.

Tanpa cairan yang cukup, mesin berisiko mengalami macet akibat panas berlebih. Kualitas cairan juga akan menurun seiring waktu, sehingga perlu dikuras secara berkala.

5. Kampas Rem: Bukan Sekadar Soal Berhenti

Mengabaikan kampas rem yang sudah tipis tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga merusak piringan cakram (disc brake).

Baca Juga: Ini yang Harus Diperhatikan saat Membeli Motor Bekas Agar Tidak Kecewa!

Gesekan besi kampas yang habis terhadap cakram akan membuat cakram tergores dan tidak rata, yang pada akhirnya memaksa pemilik motor mengeluarkan biaya ganti cakram yang jauh lebih mahal.

Dengan memperhatikan detail kecil ini, motor tidak hanya terasa seperti baru, tetapi juga memiliki nilai jual kembali yang tetap tinggi karena kondisi mesin yang terjaga optimal.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#motor matic #tips merawat komponen cvt #OTOMOTIF