Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Keindahan Jepang dan Semangat Luar Biasa Prof Imam Robandi

Safitri • Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:15 WIB
Oleh: Yuni Fatmawati
Oleh: Yuni Fatmawati
Artikel ini merupakan artikel resensi buku Beauty of Japan karya Prof Dr Eng Imam Robandi dengan penerbit Andi Yogyakarta. Buku ini mampu diselesaikan oleh penulis dalam waktu cepat ketika work from home tahun 2020 silam. Walaupun di tengah kesibukan menyelesaikan artikel nasional maupun internasional, Prof Imam (kami biasa memanggil beliau) mampu menyelesaikan target penulisan buku ini dengan sangat baik. Hal ini mungkin akan sangat sulit bagi kita yang belum terbiasa. Namun, karena semangat dan kegigihan beliau akhirnya 120 chapter dapat tersusun dengan apik.

Gaya Bahasa Mengalir Indah dan Mudah Dipahami

Buku Beauty of Japan merupakan bacaan ringan, sarat makna dan nilai (value).Dilihat dari desain cover yang elegan, akan membuat setiap orang akan terpikat pada pandangan pertama dan akan berusaha memiliki buku ini. Satu bagian yang membuat saya takjub adalah ada lembar khusus acknowledgement yang berisi penghargaan dan ucapan terimakasih kepada santri IRo-society. Penulis menyebutkan para santrinya dari seluruh nusantara lengkap dengan asal daerah. Lebih dari 100 nama yang beliau sebutkan dan sungguh semakin menambah ketakjuban saya pada beliau.

Walaupun terdiri dari 431 halaman, kita tidak akan bosan membaca chapter demi chapter yang disuguhkan penulis. Kita akan sangat menikmati kata demi kata yang terangkai. Bahasa yang digunakan penulis mengalir indah dan mudah dipahami pembaca. Walaupun ada bahasa maupun istilah dan tempat di Jepang yang dilengkapi penulisan dalam Bahasa Jepang, kita dapat memahami dengan mudah karena dilengkapi terjemah dalam Bahasa Indonesia. Dengan membaca buku ini, akan menambah pengetahuan kita tentang Bahasa Jepang yang memiliki keunikan tersendiri.

Eksplorasi Keindahan Jepang dan Kemajuan teknologi

Jepang merupakan negara kepulauan di Asia Timur yang berada di kawasan Samudra Pasifik. Negara yang kaya gunung aktif seperti di Indonesia ini memiliki Gunung Fuji yang menjadi salah satu ikon Jepang. Tak hanya gunung yang indah, Jepang juga terkenal dengan bunga sakura yang cantik (chapter 77).Kita akan menikmati keindahan bunga sakura yang bermekaran pada bulan April (musim bunga) di mana saat itu seolah-olah sakura menebar senyum pada penghuni bumi. Kereta api listrik (Shinkansen) merupakan salah satu ikon negara Jepang yang dituangkan penulis pada chapter 8. Kereta api ini menggunakan mesin SCMaglev yang memiliki kecepatan 603 km/jam dan merupakan rekor dunia pada tahun 2015.

Walaupun teknologi berkembang pesat, namun penghargaan pada tenaga kerja manusia sangat baik. Harga barang teknologi adalah sangat murah dibandingkan harga barang yang diperoleh dari tenaga manusia. Salah satu contoh yaitu harga 2 kilogram ubi manis dapat menjadi lebih mahal daripada harga mobil (chapter 104). Potret kelistrikan modern dapat kita temukan di negara ini. Sistem kelistrikan di Jepang sangat andal, tidak pernah kita temukan adanya pemadaman serta penataan yang elok di jalan karena tidak ditemukan saluran penghantar berkeliaran (chapter 85).

Pengenalan Budaya Jepang dan Nilai Positif yang Dapat Dipetik

Jepang merupakan negara yang masih mempertahankan tradisi meminum teh (chapter 44). Tradisi ini akan mengajarkan kita pada sebuah keteraturan dan kerapian serta nilai filosofi yang sangat mendalam bahwa segala kehidupan harus diatur agar semua dapat berjalan harmoni. Kimono yang kita tahu merupakan pakaian tradisional Jepang identik dengan keindahan dan kecantikan wanitanya. Apalagi hal tersebut dipakai saat Hanami (musim bunga Sakura) di bulan April. Dengan desain kimono yang sangat indah, elegan dan anggun akan membuat siapa pun yang memakai akan menjadi pantas dan cantik (chapter 63).

Kalau di Indonesia ada wayang golek maupun wayang kulit, maka di Jepang juga ada sejenis wayang yang disebut mono gatari (chapter 103).Orang Jepang sangat menghargai budaya dan sangat tertib serta teratur ketika ada pertunjukan wayang.

Karakter Orang Jepang yang Menjadi Teladan

Buku yang mengupas tentang Jepang ini menuturkan dengan apik karakter orang Jepang yang patut kita teladani. Orang Jepang terkenal sangat menghargai waktu yang dapat terlihat dalam setiap kegiatan. Aktivitas yang mereka jalani sudah terjadwal dan memiliki bobot target yang definitif. Dalam menjalankan aktivitas, kebiasaan senang berjalan kaki orang Jepang merupakan salah satu indikator yang menyebabkan orang Jepang sehat dan berumur panjang. Yang membuat saya takjub pada chapter 5, ada wanita berusia 74 tahun yang pernah berjalan kaki dengan jarak 40 km dalam waktu 8 jam. Usia tidak menjadi hambatan bagi seseorang untuk menjaga kesehatan.

Kalimat Motivasi yang Menggugah Semangat Pembaca

Kehidupan yang kita jalani terkadang memerlukan lecutan semangat atau motivasi dari orang lain. Melalui buku Beauty of Japan ini kita bagaikan mendapatkan recharge semangat luar biasa melalui kalimat motivasi yang disuguhkan penulis hampir di setiap chapter yang dapat kita temui. Pada chapter 16kita akan diajak untuk menjadi manusia super, tapi bukan seperti Ultraman pada karakter kartun orang Jepang. Manusia sebagai khalifah di muka bumi harus memiliki karakter super agar mudah meraih kesuksesan.

Prof Imam dan Semangatnya yang Luar Biasa

Prof Imam Robandi yang merupakan dosen elektro di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merupakan sosok yang selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tak hanya semangatnya yang luar biasa, kemampuan multi talenta yang jarang dimiliki oleh banyak orang (akademik, seni dan budaya serta bidang lainnya) merupakan kekhasan yang beliau miliki. Dengan membaca buku ini kita dapat melihat semangat beliau yang disiplin, teliti dan presisi dalam segala aspek kehidupan. Beliau selalu meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan positif dengan target yang terukur.

Setiap perjalanan yang beliau lalui selama belajar di Jepang beliau catat dan diambil nilai untuk dijadikan buku. Selama berada di negeri orang, beliau tetap mencintai budaya negeri sendiri bahkan mengenalkan budaya Indonesia di negara tersebut (salah satunya yaitu wayang kulit).Banyaknya pengalaman dan ilmu yang dapat diserap selama belajar di Jepang tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan ditularkan pada orang lain salah satunya melalui komunitas IRo-society. Walaupun memiliki ilmu yang segudang, tidak menjadikan beliau tinggi hati. Keramahan beliau akan selalu ditunjukkan pada orang yang beliau temui. Inilah karakter yang jarang kita temui terutama bagi orang yang sudah mengenyam pendidikan di luar negeri.

*) Penulis adalah guru IPA SMP Muhammadiyah 1 Jember Editor : Safitri
#opini