Tak Cuma Modal Skill, Pesilat Popda Jember Harus Lolos Uji Mental dan Tes Fisik

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 05:00 WIB
ADU KETANGKASAN: Atlet silat Jember mengikuti seleksi atlet Popda di GOR SMPN 7 Jember, kemarin (27/9). (YULIO FA/RADAR JEMBER)
ADU KETANGKASAN: Atlet silat Jember mengikuti seleksi atlet Popda di GOR SMPN 7 Jember, kemarin (27/9). (YULIO FA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pesilat yang diproyeksikan memperkuat Kontingen Jember pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur ke-16 tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknik.

Kondisi fisik dan mental bertanding juga menjadi perhatian dalam proses seleksi atlet pencak silat.

Hal itu terlihat dalam seleksi pencak silat Popda Jember yang digelar di GOR SMPN 7 Jember, kemarin (27/9).

Sekitar 90 pesilat ambil bagian dalam seleksi yang mempertandingkan 84 nomor, mulai kategori tarung, seni tunggal, hingga seni beregu.

Baca Juga: Minim Regenerasi, Pordasi Jember Bakal Sosialisasi Olahraga Berkuda ke Sekolah-Sekolah

Sekretaris Pertandingan Seleksi Silat Popda Jember, Boby Hendrik Afianto, mengatakan seleksi dilakukan untuk menjaring pesilat yang benar-benar memiliki kemampuan secara menyeluruh.

Sebab, tuntutan pertandingan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknik.

“Dalam dunia pertandingan silat, skill saja tidak cukup kalau tidak diimbangi dengan mental bertanding dan fisik,” ujar Boby.

Karena itu, proses seleksi tidak berhenti pada hasil pertandingan di arena. Pesilat yang menjadi juara nantinya masih harus menjalani tes fisik untuk melihat kesiapan mereka secara lebih menyeluruh.

Baca Juga: IBCA MMA Jember Raih Juara Umum 2 Senior di Kejurprov Jatim, Bawa Pulang 13 Medali

Boby menyebut, dari proses tersebut nantinya akan dipilih enam pesilat yang akan menjadi bagian dari Kontingen Jember untuk berlaga di Popda Jatim ke-16 di Ngawi.

“Seleksi ini belum final. Nanti akan ada seleksi fisik lagi. Jadi, yang juara-juara ini akan kami tes lagi kemampuan fisiknya,” katanya.

Tes fisik tersebut rencananya digelar Rabu atau Kamis mendatang di GOR PKPSO Kaliwates.

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, tim akan melakukan evaluasi untuk menentukan pesilat yang dinilai memenuhi kriteria sebagai bagian dari kontingen.

Menurut Boby, pembukaan seleksi secara luas menjadi bagian penting untuk mendapatkan atlet terbaik.

Dengan semakin banyak peserta yang mengikuti seleksi, tim memiliki kesempatan untuk melihat kemampuan pesilat dari berbagai aspek.

Ketua KONI Jember Ervan Friambodo mengatakan pihaknya serius mempersiapkan Kontingen Jember menghadapi Popda Jatim ke-16 di Ngawi yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Baca Juga: Pordasi Equestrian Jember Resmi Terbentuk, KONI Dorong Pembinaan Berbasis Prestasi

Sejumlah cabang olahraga telah melakukan seleksi dan mulai menjalani latihan secara intensif. Menurut Ervan, Popda juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet Jember untuk jangka panjang.

“Sukses di Popda ini, secara jangka panjang juga akan berpengaruh ke Porprov Jatim. Sebab, mereka bisa mengisi atlet Porprov di kemudian hari,” pungkasnya. (yul/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
silat Popda Jatim GOR PKPSO KONI Jember Atlet jember