Radar Jember – Ketua KONI Jember Ervan Friambodo mendorong kepengurusan baru Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Equestrian Jember membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Jember.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembinaan sekaligus mendorong prestasi olahraga berkuda di Jember.
Hal itu disampaikan Ervan saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pordasi Equestrian Jember periode 2026-2030 di Bukit Nuansa Jenggawah, Kemarin (24/9).
Baca Juga: Waspada Love Scam hingga APK WhatsApp! OJK Jember Catat 3.545 Laporan Penipuan Sepanjang Periode Ini
Dalam muskab tersebut, Rahaditha Viraq Prakasa atau Radit ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua baru setelah menjadi satu-satunya calon yang diajukan dalam proses penjaringan.
Ervan menyebut Bupati Jember Muhammad Fawait memiliki perhatian terhadap dunia olahraga, termasuk olahraga berkuda.
Menurutnya, perhatian tersebut perlu dimanfaatkan Pordasi untuk membangun pembinaan yang lebih terarah.
“Beliaunya, Gus Bupati, Gus Fawait, itu sangat atensi juga dengan olahraga. Apalagi berkuda ini ada di hatinya,” katanya.
Lebih jauh, Ervan menekankan agar pembinaan Pordasi tidak berhenti pada aktivitas memelihara kuda. Menurut dia, pembinaan harus mulai disusun secara sistematis dengan orientasi prestasi.
Baca Juga: Awas Penularan di Faskes! Rawat Inap karena Diare, Balita di Tegalbesar Jember Justru Tertular Bapil
“Bagaimana sistematisasi pembinaan. Tidak hanya merawat kuda ataupun sekedar hobi saja, tapi orientasi pada yang lebih tinggi. Prestasi,” jelasnya.
Dia juga mengakui olahraga berkuda membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang tidak sedikit. Fasilitas latihan, kandang, hingga perawatan kuda menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet.
Karena itu, KONI Jember berkomitmen memberikan dukungan sesuai kapasitas dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Ervan berharap komunikasi antara KONI, Pordasi, dan pemerintah daerah semakin intensif. Pengurus Pordasi juga didorong lebih aktif berdiskusi dengan KONI maupun Pemkab Jember agar kebutuhan pembinaan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti.
“Biar berkuda ini tetap berjalan dan kalau bisa mencuri perhatianlah di Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pordasi Equestrian Jawa Timur Hari Wibowo mengatakan saat ini terdapat delapan kabupaten yang mengajukan pembentukan Pordasi Equestrian di daerah masing-masing. Jember menjadi daerah pertama yang mengajukan pembentukan tersebut.
“Sudah ada delapan kabupaten yang mengajukan pembentukan Pordasi Equestrian kabupaten. Yang pertama Jember. Ini adalah syarat untuk mengikuti Porprov,” kata Hari.
Dalam muskab tersebut, proses penjaringan menghasilkan satu nama calon ketua, yakni Rahaditha Viraq Prakasa.
Baca Juga: Bikin Geram! Depan SDN Puger Kulon 01 Jember Jadi TPS Liar, Bau Busuk Resahkan Siswa dan Guru
Karena tidak ada calon lain, Radit kemudian ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Pordasi Equestrian Kabupaten Jember periode 2026-2030.
Radit menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah segera menyusun kepengurusan baru agar organisasi dapat langsung bekerja.
“Saya akan segera membentuk pengurus supaya Pordasi Equestrian Jember bisa segera berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan prestasi dalam ajang Porprov 2027 nanti,” pungkasnya. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh