Persiapan Popda Jatim 2026, Pemkab Jember Perbarui Data Prestasi Atlet Kontingen

Sidkin • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 07:00 WIB
PERSIAPAN: Atlet lari Jember berlatih di lintasan atletik di Stadion JSG. Mereka meningkatkan intensitas latihan untuk menyongsong Popda. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)
PERSIAPAN: Atlet lari Jember berlatih di lintasan atletik di Stadion JSG. Mereka meningkatkan intensitas latihan untuk menyongsong Popda. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026 bakal digelar pada 6–11 November di Kabupaten Ngawi.

Menjelang pelaksanaan tersebut, pekerjaan Jember bukan hanya menyiapkan keberangkatan ke Ngawi.

Namun nama-nama atlet mulai dipilah dengan melihat catatan prestasi dan kondisi terbaru mereka. Data tersebut menjadi pijakan untuk menentukan siapa yang benar-benar layak masuk dalam kekuatan Jember.

Baca Juga: Mobil Tertabrak KA Ijen Ekspres di Tanggul Jember, Mahasiswa Yordania Meninggal

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember Regar Jeane Delean Nangka mengatakan, data atlet yang digunakan harus benar-benar terbaru.

Rekam prestasi menjadi acuan utama, kemudian dipadukan dengan skala prioritas dari masing-masing cabang olahraga (cabor).

Dengan cara tersebut, penentuan atlet tidak sekadar berdasarkan pertimbangan subjektif, tetapi memiliki dasar yang jelas.

Regar menegaskan, pembaruan data menjadi pekerjaan penting dalam persiapan Popda kali ini. Kondisi dan prestasi atlet bisa berubah sehingga data lama tidak bisa begitu saja dijadikan patokan.

“Kami menggunakan acuan prestasi dan skala prioritas. Data atlet harus update, sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi dan prestasi terbaru. Subjektivitas tetap bisa mengikuti, tetapi harus tetap melihat data dan kebutuhan prestasi,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Nama-nama Korban asal Jember Dari Tragedi Tenggelamnya Kapal Virgo

Untuk memastikan data tersebut sesuai kondisi di lapangan, Disporabudpar juga memperkuat koordinasi dengan cabor prestasi.

Kebutuhan masing-masing cabor dipetakan sejak awal, termasuk atlet yang dinilai memiliki peluang memberikan hasil terbaik bagi Jember.

Koordinasi itu dibahas dalam rapat persiapan yang melibatkan Disporabudpar, KONI, serta sejumlah ketua atau perwakilan cabor prestasi di Aula Hotel Kebon Agung, belum lama ini.

Selain menentukan komposisi atlet, persiapan teknis juga mulai disusun agar kontingen tidak terkendala ketika berada di Ngawi.

Pihaknya memetakan kebutuhan akomodasi, transportasi, administrasi perjalanan dinas (SPPD), hingga berbagai kebutuhan atlet selama pertandingan.

Regar meminta seluruh kebutuhan tersebut disiapkan sejak awal supaya atlet dapat berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan.

Sementara itu, Ketua KONI Jember Ervan Friambodo mengatakan, pemilihan dan dukungan terhadap atlet Popda juga perlu melihat potensi mereka dalam jenjang yang lebih luas.

Baca Juga: Banyuwangi-Jember Bakal Terhubung Tol Langsung? Ini Fakta Sebenarnya soal Tol Prosiwangi

Atlet yang memiliki prestasi dan potensi berkembang diharapkan tidak hanya membawa nama Jember, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kekuatan Jawa Timur.

“Yang kita lihat bukan hanya prestasi Jember, tetapi bagaimana relevansinya dengan prestasi Jawa Timur. Atlet-atlet yang memiliki potensi untuk membawa nama Jember dan Jawa Timur harus mendapatkan perhatian dan dukungan,” kata Ervan. (kin/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Disporabudpar Jember atletik atlet kempo Popda Jatim