Radar Jember - Memasuki musim ketiganya di ajang Liga Voli Korea Selatan (V-League), nilai tawar pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melambung tinggi.
Bersama klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate, atlet yang akrab dijuluki "Megatron" tersebut diperkirakan mengantongi nilai kontrak sebesar US$170.000 hingga US$180.000, atau berkisar Rp2,97 miliar hingga Rp3,1 miliar per musim.
Kepastian kepindahan pevoli asal Jember ini diumumkan secara resmi oleh manajemen Hyundai Hillstate pada Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Tanda Tanya Debut Megawati Hangestri Bersama Hillstate di KOVO Cup 2026, Akankah Gagal Main?
Angka fantastis tersebut menandai peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan pendapatan yang diterimanya saat pertama kali menginjakkan kaki di V-League bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Regulasi KOVO dan Tren Kenaikan Gaji
Besaran honorarium Megawati telah mengacu pada regulasi batas atas (salary cap) yang ditetapkan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) untuk kuota pemain Asia.
Berdasarkan aturan KOVO, pemain kuota Asia menerima US$100.000 pada musim perdana, US$150.000 pada musim kedua, dan berhak mengantongi hingga US$170.000 atau lebih sewaktu memasuki musim ketiga.
Secara kumulatif, nilai kontrak Megawati melonjak sekitar 70 persen dibandingkan nilai awal kedatangannya di Negeri Ginseng:
Baca Juga: Megawati Hangestri Fokus Uji Hi-Pass Sebelum Hadapi Gyselle Silva di KOVO Cup 2026
- Musim Pertama (2023/2024 - Red Sparks): US$100.000 (sekitar Rp1,5 miliar)
- Musim Kedua (2024/2025 - Red Sparks): US$150.000 (sekitar Rp2,3 miliar)
- Musim Ketiga (2026/2027 - Hyundai Hillstate): US$170.000–US$180.000 (sekitar Rp2,97 miliar–Rp3,1 miliar)
Buah Kontribusi Impresif di Daejeon
Lonjakan nilai kontrak ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi besar Megawati selama dua musim membela Red Sparks.
Pada musim perdananya, ia sukses mengakhiri dahaga playoff Red Sparks yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Pada musim berikutnya (2024/2025), Megawati membawa Red Sparks menembus babak final V-League untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.
Dinamika skuad Red Sparks yang mendaratkan outside hitter asal China, Zhong Hui, serta pemain asing Vanja Bukilic, membuat pintu kembalinya Megawati ke Daejeon tertutup.
Baca Juga: Cetak 40 Poin Hingga Dipuji Pelatih Jepang, Megawati Bawa Hillstate Bungkam NEC Red Rockets
Situasi ini dimanfaatkan secara efektif oleh Hillstate yang membutuhkan penyerang berpengalaman untuk ditandemkan dengan outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Nilai kontrak yang mendekati angka Rp3 miliar per musim mempertegas status Megawati sebagai salah satu pemain kuota Asia paling berpengaruh di Korea Selatan.
Pengalamannya dalam membaca skema pertahanan lawan, ritme kompetisi, serta atmosfer pertandingan menjadi aset berharga bagi Hillstate.
Kendati demikian, investasi besar ini berbanding lurus dengan ekspektasi tinggi di lapangan.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Penjualan Tiket! Efek Megawati Hangestri Warnai Laga Pramusim Hyundai Hillstate
Menyongsong musim 2026/2027, Megawati dituntut segera membangun chemistry dengan skuad barunya demi membuktikan bahwa nilai kontrak tingginya sepadan dengan raihan prestasi klub di akhir musim.
Editor : Imron Hidayatullahh