Radar Jember - Megawati Hangestri Pertiwi tak sekadar dikenal sebagai mesin pencetak poin lewat smash tajamnya.
Pevoli asal Indonesia itu juga memiliki amunisi mematikan lain berupa servis bertenaga yang kerap merusak konsentrasi lini pertahanan lawan.
Sepanjang musim 2024–2025 saat membela Red Sparks, Megawati membukukan total 29 service ace sebelum akhirnya diboyong menjadi tumpuan baru Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Baca Juga: Megawati Hangestri dan Red Sparks Kenal Permainan Masing-Masing, Saling Tebak Taktik?
Catatan tersebut menegaskan kelengkapan atribut Megawati di atas lapangan. Senjata utamanya bukan lagi sebatas open spike keras, melainkan jump serve presisi yang sanggup menghasilkan angka langsung.
Rinciannya, 22 ace dicetak pada babak reguler, dua ace di fase playoff, dan lima ace di laga pamungkas final.
Moments Poin Kritis dan 'Dua Ace Beruntun'
Keganasan servis Megawati acap kali lahir pada momen-momen krusial saat tim membutuhkan keunggulan psikologis:
- Vs Hyundai Hillstate (16 November 2024): Megawati melepaskan dua service ace berturut-turut di set pertama yang memaksa pelatih lawan mengambil time-out guna memutus momentum Red Sparks.
- Vs Hyundai Hillstate (22 Januari 2025): Memasuki set keempat saat skor ketat 8-6, ia mencetak dua poin servis langsung yang membawa Red Sparks melesat unggul 10-6.
- Vs AI Peppers: Saat papan skor menunjuk angka imbang 7-7 di set keempat, dua servis menghujam area kosong lawan tanpa bisa diantisipasi.
- Playoff Krusial (25 Maret 2025): Dalam situasi menegangkan skor 23-23 di set pertama, jump serve Megawati gagal dibendung pertahanan lawan dan membuahkan set point 24-23 bagi Red Sparks.
Baca Juga: Megawati Hangestri Rebut MVP Usai Cetak 38 Poin, Pelatih Jepang Sebut Layak Main di Eropa
Awal Baru di Hyundai Hillstate
Kini panggung kepindahan Megawati membawa dinamika baru. Saat melakoni laga eksibisi kontra Pilseung Wonder Dogs di Jamsil Student Gymnasium, Seoul, Megawati tampil dominan dengan memborong 39 poin sekaligus menjadi poros serangan utama Hillstate.
Di skema anyar ini, Hyundai Hillstate memasangkan Megawati dengan outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Eks pilar Arizona Wildcats di NCAA Division I itu ditugaskan memperkuat pertahanan dan receive, sehingga memberi ruang luas bagi Megawati untuk fokus membongkar pertahanan lawan.
Lawan yang dihadapi pada laga eksibisi tersebut pun bukan tim sembarangan. Pilseung Wonder Dogs merupakan tim baru asal Ansan yang diracik oleh legenda hidup voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung, serta diperkuat pemain berpengalaman seperti Pyo Seung-ju, Mun Mi-ra, dan Lee Won-jung.
Dampak Bagi Red Sparks
Kepergian Megawati tak dipungkiri memberi lubang pada kestabilan permainan Red Sparks. Di tengah transisi pertahanan tim yang limbung, libero Noh Ran menjadi sosok yang bekerja ekstra keras mengamankan benteng belakang demi menjaga bola tetap hidup.
Baca Juga: Tiket Ludes 2 Menit! Efek Megawati di Laga Eksibisi Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs
Perjalanan karier Megawati dari Red Sparks menuju Hyundai Hillstate membuktikan bahwa ia adalah paket lengkap. Dengan bekal 29 service ace, ketajaman smash, serta adaptasi taktis bersama tim baru, Megawati siap menebar ancaman baru di pentas voli Korea Selatan.
Editor : Imron Hidayatullahh