RADAR JEMBER - Panggung persaingan Liga Voli Korea (V-League) dipastikan bakal menyajikan drama emosional.
Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic—dua hitter maut yang dulunya merupakan duet andalan Red Sparks—kini harus menerima kenyataan pahit untuk berdiri di sisi net yang berlawanan.
Megawati secara resmi telah bergabung dengan raksasa Korea, Suwon Hyundai E&C Hillstate, dengan mengisi kuota pemain Asia.
Di sisi lain, Red Sparks memutuskan untuk kembali mempercayagunakan jasa Vanja Bukilic melalui skema draft pemain asing KOVO.
Baca Juga: Laga Perdana Megawati Bersama Hyundai Hillstate Pecahkan Rekor Penjualan Tiket Tercepat
Padahal, kedua pemain ini sebelumnya menjelma sebagai salah satu kombinasi serangan paling menakutkan milik Red Sparks.
Berkat kolaborasi keduanya, Red Sparks bahkan berhasil mencatatkan sejarah manis dengan menembus babak final V-League 2024/2025 untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 13 musim.
Menariknya, Vanja secara terbuka mengaku sebenarnya masih sangat mendambakan kesempatan untuk bisa merumput dan berjuang bersama Megawati kembali.
Baca Juga: Ini Alasan Laga Megawati di Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs Batal Disiarkan Live, Fans Kecewa?
“Akan sangat menyenangkan bertemu Mega lagi di V League. Saya ingin berada di tim yang sama lagi dengannya dan pasti memenangkan kejuaraan bersama kali ini.”
Namun, takdir dan roda kompetisi berkata lain. Kini, persahabatan erat tersebut harus sejenak dikesampingkan karena keduanya resmi menjadi rival sengit di atas lapangan.
Tak tanggung-tanggung, Vanja bahkan sudah menyiapkan ancaman tegas yang ditujukan langsung kepada mantan rekan setim sekaligus sahabat dekatnya itu.
“Jika saya akhirnya bermain untuk tim yang berbeda, saya pasti akan mengalahkannya.”
Jika dulu mereka saling bahu-membahu dan menguatkan demi membawa Red Sparks meraih kejayaan, kini keadaan telah berbalik total. Satu nama berdiri kokoh membela Hyundai Hillstate dan satu lagi tetap setia bersama Red Sparks—di mana panggung kemenangan kelak hanya bisa dimiliki oleh salah satu dari mereka.
Editor : M. Ainul Budi