RADAR JEMBER - Suasana heboh sempat mewarnai persiapan laga antara Hyundai Hillstate melawan Pilsung Wonder Dogs.
Para wartawan Korea Selatan sudah bersiap sejak awal di lokasi dan kamera telah diarahkan ke kedatangan bus Hyundai Hillstate. Di saat yang sama, para penggemar di Indonesia juga sudah bersiap berburu tayangan langsung demi menyaksikan satu hal: panggung debut Megawati Hangestri bersama klub barunya.
Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dan di luar dugaan.
Baca Juga: Red Sparks Terjun Bebas! Terkuak Alasan Utamanya, Bukan Cuma Karena Ditinggal Megawati Hangestri
Saat bus Hyundai Hillstate tiba, kamera terus merekam dan para wartawan memperhatikan dengan saksama satu per satu pemain yang turun. Namun, sosok yang paling dinantikan justru tak kunjung muncul. Tidak ada keberadaan Megawati di sana.
Para wartawan bahkan sempat bertahan untuk memastikan apakah masih ada pemain yang tertinggal di dalam bus. Namun, hingga seluruh penggawa Hyundai keluar, keberadaan Megatron tetap nihil.
Kepanikan serupa terjadi di Indonesia. Banyak penggemar yang sudah sibuk mencari tautan streaming di berbagai platform untuk menyaksikan laga Hyundai Hillstate kontra Pilsung Wonder Dogs, dengan harapan bisa melihat aksi perdana Megawati. Sayangnya, tayangan siaran langsung yang ditunggu-tunggu tersebut sama sekali tidak ditemukan.
Baca Juga: Empat Jadwal Lengkap Megawati Hangestri dengan Hyundai Hillstate, Cek Lengkapnya
Sontak, kondisi ini memicu tanda tanya besar di kalangan fans. Mengapa laga yang begitu dinantikan justru tak disiarkan secara langsung?
Setelah ditelusuri lebih jauh, fakta penting di balik peristiwa ini akhirnya terungkap. Laga antara Hyundai Hillstate melawan Pilsung Wonder Dogs rupanya bukanlah pertandingan resmi dalam kompetisi Liga Voli Korea. Pertandingan tersebut merupakan laga eksibisi yang berkaitan dengan proses produksi atau syuting sebuah serial drama bertema bola voli.
Karena berstatus sebagai laga non-resmi, mekanisme penayangan dan distribusi siarannya memiliki ketentuan yang berbeda dengan pertandingan kompetitif yang mengantongi hak siar resmi.
Fakta inilah yang akhirnya menjawab teka-teki terkait absennya Megawati dalam laga tersebut sekaligus alasan di balik ketiadaan siaran langsungnya.
Editor : M. Ainul Budi