Radar Jember - Bicara soal persaingan di Korea V-League, tak lengkap rasanya jika tidak menyoroti rivalitas dua opposite haus poin: Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic.
Sempat tampil menakutkan saat berduet di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, kini pevoli asal Indonesia dan bintang Serbia tersebut bakal berdiri di kubu yang berseberangan.
Sebenarnya, benih rivalitas keduanya sudah menyala sebelum mereka dipersatukan dalam satu tim. Pada musim 2023/2024, Megawati baru mengawali kariernya di Korea bersama Red Sparks, sementara Vanja Bukilic menjadi mesin poin andalan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.
Baca Juga: Megawati Hangestri Absen dari Timnas, Fokus Menaklukkan Liga Voli Korea
Kala itu, Bukilic kerap melontarkan gertakan (psywar) kepada Megawati. Namun secara mengejutkan, satu musim kemudian keduanya justru bahu-membahu dalam seragam yang sama.
Memasuki musim 2026/2027, persaingan kedua juru gedor ini dipastikan kembali memanas. Megawati melanjutkan kariernya di Liga Voli Korea dengan memperkuat Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Di sisi lain, Bukilic yang sempat setahun mudik ke Eropa, memilih melakoni comeback bersama Red Sparks. Hubungan mereka pun resmi bertransformasi dari rekan setim menjadi musuh di lapangan.
Para penggemar sangat menantikan momen reuni beda posisi ini. Satu pertanyaan sederhana pun menyeruak: saat Megawati dan Vanja Bukilic bertatap muka sebagai lawan, siapa yang lebih tajam?
Baca Juga: Analisa Musim Baru V-League: Red Sparks Kehilangan Megawati, Hyundai Mendapat Magnet Baru
Rekam Jejak Statistik: Perkembangan Pesat Megawati
Menilik perjalanan statistik, tak dipungkiri Vanja Bukilic sempat mengantongi catatan lebih mentereng dibanding Megawati pada awal perjumpaan mereka:
Saat membela Hi-Pass, Bukilic sukses membukukan 935 poin (peringkat ke-3 pencetak poin terbanyak) serta 865 attack points. Sementara itu, Megawati yang baru menjalani debut bersama Red Sparks berada di peringkat ke-7 dengan koleksi 736 poin dan 705 attack points.
Namun, situasi berbalik drastis saat keduanya disatukan di Red Sparks pada musim 2024/2025. Megawati menunjukkan lonjakan performa luar biasa hingga bertengger di peringkat ke-3 pencetak poin V-League dengan raihan 802 poin.
Di saat yang sama, Bukilic yang digeser menjadi tandemnya di posisi outside hitter berada di peringkat ke-5 dengan koleksi 638 poin.
Pada musim 2024/2025 tersebut, kombinasi serangan Megawati dan Bukilic menjadi fondasi menakutkan bagi Red Sparks.
Baca Juga: Tanpa Megawati, Seberapa Berat Jalan Timnas Voli Putri Indonesia?
Salah satu bukti keperkasaan duet ini tersaji saat keduanya tampil sangat produktif menumbangkan IBK Industrial Bank of Korea Altos pada 12 Februari 2025.
Panggung Baru Musim 2026/2027 dan Kembali Lempar Psywar
Kini, peta kekuatan telah berubah total. Megawati bakal menjadi salah satu tumpuan utama Hyundai Hillstate, sedangkan Bukilic kembali memegang kendali sebagai mesin poin Red Sparks.
Bukilic pun kembali menyulut psywar kepada mantan rekan setimnya itu. Ia menegaskan bahwa meski Megawati adalah sosok teman yang menyenangkan untuk ditemui kembali, Megawati tetaplah lawan yang wajib dikalahkan di lapangan.
Baca Juga: Megawati Hangestri Pakai Nomor 88 di Hyundai Hillstate, Ini Alasan Nomor 8 Tak Dipakainya
Kondisi inilah yang membuat duel keduanya tak sekadar pertarungan dua mesin gedor, melainkan ajang pembuktian dengan balutan latar belakang nostalgia.
Jika dahulu mereka saling bahu-membahu mencetak poin untuk Red Sparks, kini mereka akan saling jegal demi kejayaan Hyundai Hillstate dan Red Sparks.
Pertarungan Megawati vs Vanja Bukilic sangat layak ditunggu. Siapa di antara keduanya yang paling tajam? Jawabannya bakal terbukti di atas lapangan.
Editor : Imron Hidayatullahh