RADAR JEMBER - Persaingan sepatu lari kelas entry level kembali menarik perhatian pelari pemula.
Belakangan, Adidas Duramo SL mulai banyak diburu karena menawarkan desain ringan dengan harga yang masih terjangkau.
Di sisi lain, Nike Revolution 8 juga hadir sebagai generasi terbaru lini Revolution yang selama ini dikenal sebagai salah satu pilihan favorit bagi pemula.
Baca Juga: Nike Revolution 8 Menawarkan Harga Lebih Terjangkau, Apakah Sudah Cukup untuk Pelari Beginner?
Kondisi tersebut membuat banyak calon pembeli membandingkan kedua model sebelum menentukan pilihan.
Adidas menjelaskan bahwa Duramo SL dirancang sebagai sepatu lari ringan untuk latihan harian dengan material mesh yang memberikan sirkulasi udara lebih baik.
Midsole berbahan LIGHTMOTION diklaim mampu menghadirkan bantalan yang tetap ringan saat digunakan, sementara outsole berbahan Adiwear dirancang untuk meningkatkan daya tahan pada area yang sering bergesekan dengan permukaan jalan.
Sepatu ini juga menggunakan sebagian material hasil daur ulang sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.
Baca Juga: Banyak Orang Baru Sadar, Ternyata Sepatu Running Punya Batas Umur Pakai, Kapan Harus Diganti?
Sementara itu, Nike Revolution 8 hadir membawa sejumlah pembaruan dibanding pendahulunya.
Berdasarkan informasi resmi Nike, sepatu ini menggunakan foam midsole yang dipadukan dengan desain rocker geometry untuk membantu transisi langkah terasa lebih mulus.
Bagian upper memakai mesh yang lebih breathable dibanding Revolution 7, sedangkan outsole dilengkapi flex grooves agar langkah terasa lebih fleksibel.
Nike juga menyebut bobot Revolution 8 sekitar 292 gram (ukuran pria US 9) dengan heel-to-toe drop 10 mm, sehingga cocok digunakan untuk lari di jalan raya maupun aktivitas sehari-hari.
Dari sisi performa, sejumlah ulasan pengujian independen menilai Nike Revolution 8 mengalami peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya, terutama pada respons bantalan, bobot yang lebih ringan, serta daya cengkeram outsole.
Namun, sepatu ini tetap memiliki karakter toe box yang cenderung sempit dan bantalan bagian depan yang tidak setebal sepatu lari kelas menengah.
Sebaliknya, Adidas Duramo SL lebih mengutamakan kenyamanan untuk latihan ringan dan penggunaan harian dengan karakter bantalan yang stabil, meski tidak ditujukan sebagai sepatu untuk mengejar kecepatan tinggi.
Lantas, mana yang lebih layak dipilih sebagai sepatu lari pemula? Jawabannya bergantung pada kebutuhan pengguna.
Bagi pelari yang menginginkan sensasi bantalan lebih empuk, transisi langkah lebih halus, dan peningkatan performa dibanding seri sebelumnya, Nike Revolution 8 menjadi pilihan menarik.
Namun, apabila mengutamakan bobot ringan, kenyamanan untuk jogging santai, latihan harian, serta penggunaan kasual dengan harga yang tetap kompetitif, Adidas Duramo SL juga layak dipertimbangkan.
Keduanya berada di segmen entry level sehingga lebih cocok untuk pelari pemula yang baru membangun rutinitas lari dibanding digunakan untuk latihan intensitas tinggi atau perlombaan jarak jauh.
Penulis : Siti Roihani
Editor : Imron Hidayatullahh