Mahal Belum Tentu Cocok, Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Sepatu Running

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:45 WIB
(/Runners World/Trevor Raab)
(/Runners World/Trevor Raab)

 

RADAR JEMBER - Banyak orang beranggapan bahwa sepatu lari dengan harga mahal pasti memberikan kenyamanan dan performa terbaik.

Padahal, harga bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah sepatu cocok digunakan untuk berlari.

Pemilihan yang kurang tepat justru dapat membuat aktivitas lari terasa tidak nyaman hingga meningkatkan risiko cedera.

Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah memilih sepatu hanya karena merek atau popularitasnya.

Baca Juga: Nike Revolution 8 Menawarkan Harga Lebih Terjangkau, Apakah Sudah Cukup untuk Pelari Beginner?

Tidak sedikit pelari pemula membeli sepatu yang digunakan atlet profesional atau sedang ramai diperbincangkan di media sosial tanpa mempertimbangkan kebutuhan pribadi.

Padahal, setiap orang memiliki bentuk kaki, gaya berlari, dan intensitas latihan yang berbeda sehingga sepatu yang cocok untuk orang lain belum tentu sesuai untuk dirinya.

Kesalahan berikutnya adalah terlalu mengikuti tren.

Desain yang menarik atau model terbaru memang menggoda, tetapi fungsi tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Baca Juga: Veda Ega Belum Puas Meski Finis Delapan Besar di Moto3 GP Jerman, Bidik Hasil Lebih Baik

Saat memilih sepatu running, pelari sebaiknya memperhatikan jenis latihan yang akan dilakukan, seperti lari harian (daily trainer), latihan tempo, atau lomba, karena setiap kategori dirancang dengan karakteristik bantalan dan respons yang berbeda.

Banyak pembeli juga keliru dalam menentukan ukuran sepatu. Sepatu yang terlalu sempit dapat menyebabkan lecet, kuku menghitam, hingga rasa nyeri saat berlari.

Sebaliknya, ukuran yang terlalu longgar membuat kaki kurang stabil di dalam sepatu.

Para ahli umumnya menyarankan memberi ruang sekitar satu jari di bagian depan sepatu agar jari kaki tetap leluasa bergerak, terutama saat menempuh jarak yang lebih jauh.

Hal lain yang kerap diabaikan adalah tipe kaki dan pola pijakan saat berlari.

Sebagian orang memiliki lengkungan kaki rendah (flat feet), normal, atau tinggi (high arch), sementara pola pijakan dapat berupa netral, overpronasi, maupun supinasi. Karakteristik tersebut memengaruhi jenis sepatu yang paling sesuai.

Baca Juga: Filipina Batal Hadir! Thailand Dan 32 Kontingen Siap Guncang Ajang IJMC 2026 Di Jember Agustus Mendatang

Karena itu, jika memungkinkan, calon pembeli disarankan mencoba sepatu secara langsung atau melakukan analisis gaya berlari di toko yang menyediakan layanan tersebut sebelum memutuskan membeli.

Pada akhirnya, memilih sepatu running sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga atau merek.

Sepatu yang tepat adalah yang memberikan kenyamanan, sesuai dengan bentuk kaki, ukuran, serta kebutuhan latihan.

Dengan pemilihan yang tepat, pengalaman berlari akan lebih nyaman sekaligus membantu mengurangi risiko cedera.

Penulis : Siti Roihani

Editor : Imron Hidayatullahh
sepatu running sepatu lari runners