Radar Jember – Persaid Jember mengawali langkah di Kompetisi Nasional Edisi V Turnamen Sepak Bola Amputasi Piala Kemenpora 2026 dengan hasil sempurna.
Menghadapi tuan rumah Persekabo Bogor di Stadion Mini Cibinong Bogor, kemarin (24/7) pagi, tim asal Kota Tembakau ini tampil dominan. Persaid berpesta gol dengan kemenangan telak 10-0 dalam laga berdurasi 2x25 menit tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persaid langsung mengambil alih jalannya pertandingan. Serangan demi serangan terus mengalir ke pertahanan Persikabo.
Meski sempat kesulitan memanfaatkan sejumlah peluang emas pada menit-menit awal, permainan Persaid perlahan semakin tajam.
Memasuki menit ke-15 hingga babak kedua, efektivitas penyelesaian akhir membuat gawang tuan rumah terus kebobolan hingga skor akhir menjadi 10-0.
Pelatih Persaid Jember Rixhie Saputra mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurut dia, pola permainan yang diterapkan berjalan sesuai dengan skema latihan.
Hanya saja, masih ada sejumlah peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol sejak awal pertandingan.
"Pada beberapa menit pertama, kami sebenarnya punya sekitar enam peluang yang benar-benar berada di depan gawang, tetapi belum bisa dimaksimalkan. Setelah menit ke-15 hingga babak kedua, baru penyelesaian akhirnya jauh lebih baik," ujarnya.
Meski menang besar, Rixhie menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum menghadapi laga berikutnya.
Evaluasi utama pada koordinasi antarpemain, komunikasi di lapangan, hingga kebiasaan pemain yang terburu-buru mengumpan tanpa melihat posisi rekan setim.
Menurutnya, kesalahan-kesalahan kecil tersebut bisa berakibat fatal saat menghadapi lawan yang kualitasnya lebih baik.
Persaid pun tak punya banyak waktu untuk berpuas diri. Kemenangan atas Persikabo memastikan langkah tim melaju ke babak semifinal.
Di fase tersebut, Persaid akan menghadapi lawan tangguh, Persaj Jakarta. Ini adalah tim yang sudah dua kali menjuarai Piala Kemenpora Sepak Bola Amputasi.
Tantangan itu dipastikan akan jauh lebih berat dibanding laga pembuka.
Rixhie menegaskan seluruh tim akan memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbaiki kekurangan, terutama dalam aspek komunikasi, koordinasi permainan, dan penyelesaian akhir.
Dia optimistis anak asuhnya mampu tampil lebih baik demi membawa nama Jember berprestasi di tingkat nasional.
"Kami akan fokus membenahi koordinasi, komunikasi, dan finishing. Persaj adalah lawan yang kuat, tetapi kami siap memberikan penampilan terbaik untuk Jember," tegasnya.
Untuk diketahui, pada kompetisi tahun ini ada tujuh tim yang bertanding. Menggunakan sistem gugur, sehingga setiap tim yang menang pada pertandingan pertama akan langsung masuk semifinal. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh