Radar Jember – Ratusan petenis muda memenuhi Lapangan Tenis GOR PKPSO Jember sepanjang akhir pekan kemarin. Sebanyak 107 atlet dari tujuh kabupaten/kota ambil bagian dalam Turnamen Tenis Junior Kejurwil V Jember.
Di balik perebutan gelar juara, kejuaraan ini juga menjadi panggung pembinaan atlet sekaligus langkah awal menyusun kekuatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.
Turnamen ini mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri mulai kelompok umur (KU) 8, 10, 12, 14, dan 16 tahun.
Baca Juga: Proyeksi Jangka Panjang! Kejurwil V Pelti Jember, Sekaligus Pantau Petenis Lapis Kedua Porprov 2027
Para peserta datang dari Jember, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.
Persaingan di setiap kelompok umur berlangsung ketat karena para petenis muda membawa ambisi untuk membuktikan diri sebagai talenta terbaik di daerahnya.
Tak sekadar berburu gelar, kejuaraan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet tenis Jawa Timur.
Setiap juara di masing-masing kelompok umur berhak melaju ke ajang Piala Gubernur Jawa Timur dengan biaya pendaftaran yang ditanggung Pengprov Pelti Jatim.
“Ini sebagai bentuk apresiasi Pengprov Pelti atas prestasi yang telah diraih para juara,” ujar Surakno, Sekretaris Pelti Jember, kemarin.
Baca Juga: FDPNI Gelar Audiensi Nasional Bersama Pemkab Jember Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi
Bagi Pelti Jember, turnamen ini memiliki arti lebih besar. Kejurwil menjadi salah satu instrumen untuk memantau perkembangan atlet-atlet muda yang berpotensi memperkuat kontingen Jember pada ajang Porprov mendatang.
Regenerasi pun mulai disiapkan sejak dini agar prestasi tenis Jember tetap terjaga. Surakno menjelaskan, hasil pemantauan dari Kejurwil akan menjadi bahan evaluasi dalam membentuk kerangka tim menuju Porprov 2027.
Atlet-atlet yang tampil menonjol berpeluang masuk jajaran lapis kedua tim utama. “Ini bagian dari pembinaan atlet. Untuk Jember, kejuaraan ini menjadi bagian penjaringan atlet menuju Porprov. Mereka bisa masuk second line atau ring kedua tim utama Porprov 2027,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembinaan jangka panjang menjadi fokus utama Pelti Jember. Menurutnya, atlet-atlet yang saat ini masih berada di kelompok usia muda diproyeksikan menjadi tulang punggung tim pada Porprov 2029.
“Terpenting saat ini adalah mereka meraih pengalaman bertanding dan jam terbang. Sehingga bisa berkembang menjadi atlet utama Jember pada Porprov 2029,” pungkasnya. (kin/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh