JAKARTA, Radar Jember - Tak banyak yang menyangka keputusan menunjuk pelatih sementara justru menjadi titik balik Timnas Voli Putra Indonesia.
Di tangan Reidel Toiran, Timnas Voli Putra Indonesia bukan hanya melaju ke final, tetapi juga menaklukkan Korea Selatan dan merebut gelar AVC Men's Cup 2026 untuk pertama kalinya.
Nama Reidel Toiran mendadak menjadi buah bibir setelah mengantarkan Timnas Voli Putra Indonesia mencetak sejarah sebagai juara AVC Men's Cup 2026.
Berstatus sebagai caretaker coach, pelatih asal Kuba itu sukses membawa Indonesia tampil dominan hingga menumbangkan Korea Selatan 3-0 pada partai final di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, Minggu (28/6).
Keberhasilan tersebut terasa istimewa karena Toiran sejatinya hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara. Ia menggantikan pelatih kepala Sergio Veloso yang belum dapat mendampingi tim lantaran proses administrasi visa kerja masih berlangsung.
Penunjukan Toiran diumumkan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melalui akun Instagram resmi @indonesia_volleyball pada 11 Juni 2026 lalu.
Kepercayaan itu dijawab dengan hasil sempurna. Di bawah arahan Toiran, Timnas Voli Putra Indonesia tampil impresif sepanjang turnamen.
Hingga akhirnya Timnas Voli Putra Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Korea Selatan tanpa kehilangan satu set pun pada partai final.
Toiran bukan sosok baru di dunia voli Indonesia. Pria kelahiran Kuba, 31 Oktober 1984 itu, pernah dikenal sebagai salah satu pemain asing terbaik di Proliga.
Sebelum berkarier di Indonesia, ia memperkuat klub Portugal, SL Benfica, pada 2008–2013. Setelah bergabung dengan Surabaya Samator pada era 2010-an, Toiran kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih.
Namanya mulai diperhitungkan setelah membawa Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai Proliga 2024.
Prestasi itu berlanjut pada musim 2026. Meski Bhayangkara Presisi finis sebagai runner-up Proliga 2026, setelah kalah dari Jakarta LavAni.
Toiran sukses mengantar klub tersebut menjuarai AVC Champions League 2026 pada Mei lalu. Gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam karier kepelatihannya di level klub.
Baca Juga: Formasi Maut Hyundai Hillstate Terbentuk, Megawati Hangestri Pertiwi Siap Berburu Gelar V-League
Sebelum menangani Bhayangkara Presisi, Toiran juga pernah menjadi pelatih kepala Jakarta Popsivo Polwan pada periode 2023–2024.
Kini, sederet prestasi itu bertambah lengkap. Dari seorang mantan pemain asing, pelatih klub, hingga dipercaya sebagai caretaker tim nasional.
Reidel Toiran sukses mengukir namanya dalam sejarah sebagai sosok di balik gelar perdana Indonesia di AVC Men's Cup 2026. (*)
Editor : Ilham Wahyudi