JEMBER, Radar Jember - Hyundai Hillstate mulai menunjukkan keseriusannya menatap V-League 2026/2027. Salah satunya dengan mendatangkan opposite terbaik Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi tak hanya memperkuat lini serang, tetapi juga melengkapi komposisi skuad bertabur bintang yang diyakini mampu membawa klub kembali ke jalur perebutan gelar.
Media Korea memprediksi Hillstate akan mengandalkan formasi terbaiknya dengan Megawati Hangestri Pertiwi sebagai opposite utama.
Pemain asal Jember itu diperkirakan menjadi tumpuan penyelesaian akhir serangan berkat pengalaman dan produktivitasnya selama dua musim membela Red Sparks.
Di belakang Megawati Hangestri Pertiwi, Hillstate masih memiliki setter andalan Timnas Korea Selatan, Kim Da-in. Kolaborasi keduanya diprediksi menjadi salah satu duet paling berbahaya di V-League musim depan.
Umpan-umpan akurat Kim Da-in diyakini akan semakin memaksimalkan kemampuan menyerang Megawati Hangestri Pertiwi.
Tak hanya itu, sektor outside hitter juga diperkuat Jordan Wilson, asal Amerika Serikat yang didatangkan melalui draft pemain asing.
Kehadirannya membuat lini serang Hillstate semakin komplit karena memiliki ancaman dari berbagai sisi. Hal itu tentu harus diwaspadai oleh setiap lawannya.
Di lini tengah, Hillstate tetap mengandalkan dua middle blocker Timnas Korea Selatan, Yang Hyo-jin dan Lee Da-hyeon.
Pengalaman keduanya menjadi modal penting untuk menjaga keseimbangan permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.
Sementara posisi libero diprediksi tetap menjadi milik Kim Yeon-gyeon yang dikenal konsisten dalam mengawal pertahanan tim.
Dengan komposisi tersebut, Hyundai Hillstate dinilai memiliki salah satu skuad paling lengkap di V-League musim depan. Perpaduan pemain lokal berpengalaman dan pemain asing berkualitas membuat Hillstate kembali masuk dalam daftar kandidat kuat peraih gelar.
Media Korea bahkan menilai kehadiran Megawati menjadi kepingan terakhir yang dibutuhkan Hillstate untuk menyempurnakan kekuatan tim.
Bagi Megawati Hangestri Pertiwi, situasi ini berbeda dibanding saat masih membela Red Sparks. Jika sebelumnya ia kerap menjadi tumpuan utama tim, kini ia akan bermain di tengah skuad yang dihuni sederet pemain elite Korea Selatan.
Kondisi tersebut diyakini akan membuat beban Megawati sedikit berkurang. Sebaliknya, ia justru memiliki lebih banyak dukungan sehingga bisa lebih fokus memaksimalkan ketajamannya di depan net.
Apabila mampu membangun chemistry dengan Kim Da-in dan Jordan Wilson sejak awal musim, Hyundai Hillstate berpeluang menjadi salah satu tim paling menakutkan di V-League 2026/2027.
Bukan hanya karena kekuatan individu para pemainnya, tetapi juga karena kedalaman skuad yang dimiliki untuk bersaing hingga akhir musim. (*)
Editor : Ilham Wahyudi