Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Megawati Hangestri Pertiwi Terancam Minim Menit Bermain Bersama Hyundai Hillstate, Usulan Pelatih Timnas Korea Selatan Picu Polemik

Ilham Wahyudi • Kamis, 28 Mei 2026 | 13:42 WIB
TAJAM: Megawati Hangestri Pertiwi bersiap melakukan service, ketika membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. (IG: jpevolley)
TAJAM: Megawati Hangestri Pertiwi bersiap melakukan service, ketika membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. (IG: jpevolley)

JEMBER, Radar Ijen - Megawati Hangestri Pertiwi terancam menghadapi tantangan baru jelang kembali tampil di Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate.

Bukan karena persaingan di klub, melainkan usulan kontroversial dari pelatih Timnas Voli Putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun.

Pelatih itu mengusulkan agar kuota pemain asing di V-League dikurangi, demi memberi lebih banyak kesempatan bermain kepada pemain lokal Korea.

Baca Juga: Tanpa Hadangan Sang 'Ratu Voli' Kim Yeon Koung, Waktunya Megawati 'Megatron' Angkat Trofi Juara Bersama Klub Baru!

Usulan tersebut langsung memantik perdebatan. Ada yang mendukung, namun tak jarang juga yang menolak usulan kontroversi tersebut.

Sebab, jika benar diterapkan, dampaknya bisa berpengaruh terhadap pemain asing Asia, termasuk Megawati Hangestri yang musim depan kembali bermain di Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate.

Cha Sang-hyun menilai dominasi pemain asing membuat perkembangan pemain lokal berjalan kurang maksimal.

Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan media Korea maupun publik voli Asia. Apalagi, selama beberapa musim terakhir, pemain asing memang memegang peran vital di banyak klub V-League.

Baca Juga: Usulan Nekat? Demi Selamatkan Voli Putri Korea, Pemain Asing Diusir Sementara! Megawati Hangestri Kena Dampaknya?

Nama Megawati Hangestri sendiri menjadi salah satu contoh paling menonjol. Selama dua musim bersama Red Sparks, opposite asal Jember tersebut menjelma menjadi mesin poin utama sekaligus ikon baru liga.

Karena itu, muncul kekhawatiran bahwa perubahan regulasi nantinya bisa membuat menit bermain pemain asing menjadi lebih terbatas.

Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan resmi dari federasi maupun operator liga terkait usulan tersebut. Wacana itu masih sebatas pembahasan dan memunculkan pro-kontra di kalangan pecinta voli Korea.

Di sisi lain, Hyundai Hillstate justru mendatangkan Megawati dengan ekspektasi tinggi. Klub asal Suwon itu melihat Megawati sebagai sosok penting untuk memperkuat lini serang sekaligus meningkatkan peluang bersaing dalam perebutan gelar musim depan.

Performa Megawati Hangestri Pertiwi selama di Korea memang sulit diabaikan. Dia sukses menjadi salah satu opposite paling produktif di liga dan membawa Red Sparks kembali kompetitif.

Karena itu, banyak pihak menilai pembatasan pemain asing justru bisa mengurangi kualitas kompetisi V-League yang selama ini berkembang pesat berkat hadirnya pemain-pemain asing berkualitas.

Baca Juga: Absen Pada Sea Games 2025, Farhan Halim dan Doni Haryono Kini Kembali Dipanggil Untuk Perkuat Timnas Voli Putra Indonesia

Kini, situasi tersebut membuat masa depan pemain asing di Liga Korea kembali menjadi perhatian. Termasuk Megawati Hangestri yang tengah bersiap membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate.

Jika usulan itu benar-benar direalisasikan, bukan tidak mungkin persaingan dan distribusi menit bermain pemain asing di V-League akan berubah drastis musim mendatang. (*)

Editor : Ilham Wahyudi
#Liga Voli Korea #usulan #Hyundai Hillstate #voli #Megawati Hangestri Pertiwi