Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

FIVB Uji Coba Aturan Baru 2026, Substitusi Ditambah hingga Aturan Double Contact Diperjelas Akan Diuji Coba di VNL?

Ilham Wahyudi • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB
Boy Arnes, pemain Jakarta LavAni Forever melakukan serangan. (IG: lavaniforever)
Boy Arnes, pemain Jakarta LavAni Forever melakukan serangan. (IG: lavani.forever)

JAKARTA, Radar Jember - Federasi Bola Voli Dunia (FIVB) resmi menyetujui sejumlah uji coba aturan baru untuk musim internasional 2026. Hal tersebut akan mulai diterapkan pada VNL 2026.

Mulai dari tambahan kuota pergantian pemain, penegasan aturan double contact, hingga perubahan aturan posisi pemain saat servis.

Dewan Administrasi Fédération Internationale de Volleyball resmi menyetujui rangkaian uji coba aturan baru yang akan diterapkan pada kompetisi internasional musim 2026.

Baca Juga: Ditinggal Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar, PBVSI Panggil Rama Fazzan Fauzan dan Alfin Daniel Pratama Untuk Perkuat Timnas Voli Putra Indonesia

Salah satu perubahan paling menarik ada pada interpretasi double contact. Dalam aturan baru, sentuhan ganda saat set kedua masih diperbolehkan selama bola tetap berada di area permainan sendiri.

FIVB juga mengubah aturan posisi pemain saat menerima servis. Tim penerima kini diperbolehkan bergerak meninggalkan posisi rotasi segera setelah server mulai melakukan gerakan servis, tanpa harus menunggu bola dipukul.

Selain itu, jumlah pergantian pemain dalam satu set bertambah dari enam menjadi delapan kali. Kebijakan ini diperkirakan memberi fleksibilitas lebih besar bagi pelatih dalam melakukan rotasi pemain.

Pada sektor daftar pemain, tim diperbolehkan mendaftarkan 12 hingga 14 pemain dengan kewajiban minimal memiliki satu libero.

Baca Juga: Absen Pada Sea Games 2025, Farhan Halim dan Doni Haryono Kini Kembali Dipanggil Untuk Perkuat Timnas Voli Putra Indonesia

Pelatih juga diberi kebebasan menentukan penggunaan satu atau dua libero maksimal satu jam sebelum pertandingan dimulai.

FIVB turut memperjelas aturan bola yang menyentuh atap arena. Jika kontak pertama atau kedua mengenai langit-langit tetapi bola masih jatuh di area sendiri, reli tetap dilanjutkan.

Namun jika memantul ke area lawan, poin dinyatakan fault. Sementara sentuhan pada spider cam tetap menghasilkan replay.

Aturan serangan juga diperketat. Aksi push, carry, catch-throw, hingga block out menggunakan tangan terbuka secara ilegal bakal lebih tegas disemprit wasit. FIVB menegaskan hanya tip dengan kontak sangat singkat yang dianggap sah.

Baca Juga: Usulan Nekat? Demi Selamatkan Voli Putri Korea, Pemain Asing Diusir Sementara! Megawati Hangestri Kena Dampaknya?

Tak hanya itu, federasi juga menguji sistem video challenge yang lebih efisien, termasuk pembenahan interaksi antara pelatih dan wasit serta protokol pra-pertandingan. (*)

Editor : Ilham Wahyudi
#VNL #FIVB #Peraturan Voli #aturan baru #regulasi