Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Hanya Veda Pratama dan Ramadhipa, Pembalap Muda Tanah Air ini Siap Teruskan Estafet Indonesia di Sirkuit Catalunya

Imron Hidayatullahh • Senin, 25 Mei 2026 | 09:16 WIB
Ziven Rozul, pembalap muda tanah air yang berlaga di Moto4 European Cup 2026. (IG/le0pardracing)
Ziven Rozul, pembalap muda tanah air yang berlaga di Moto4 European Cup 2026. (IG/le0pardracing)

Radar Jember – Rivalitas sengit para pembalap muda dari kawasan Asia Tenggara dipastikan bakal kembali memanaskan aspal Eropa pada akhir pekan ini.

Menjadi bagian integral dari rangkaian kejuaraan bergengsi MotoJunior, ajang balap Moto4 European Cup 2026—yang didapuk sebagai kompetisi pengganti European Talent Cup—akan resmi membuka tirai kompetisi musim ini di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol.

Indonesia kembali menempatkan talenta terbaiknya di grid start setelah pada musim lalu Muhammad Kiandra Ramadhipa sukses mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus batasan wilayah dari ajang Talent Cup menuju kelas Moto4 Eropa.

Baca Juga: Aksi Comeback Spektakuler di Catalunya Bikin Heboh, Veda Ega Pratama Dikabarkan Dibidik VR46 Milik Valentino Rossi

Musim ini, tongkat estafet perjuangan tersebut resmi diteruskan oleh sosok pembalap muda potensial, Ziven Rozul Abiy Salim.

Modal Pengalaman Ziven Rozul Menembus Zona Poin

Mengantongi dukungan penuh dari Niti Racing dan Doni Racing School, rider berbakat berusia 15 tahun asal Bogor ini sebelumnya telah mengasah mental bertanding di ajang Thailand Talent Cup.

Pengalaman berkompetisi di Negeri Gajah Putih tersebut menjadi keuntungan taktis tersendiri bagi sang kampiun seri Honda Dream Cup ini.

Sebab, dirinya sudah sangat familiar dengan karakteristik motor Honda NSF250R yang akan menjadi tunggangannya selama berlaga di Eropa.

Baca Juga: Bukan Main, Sama-Sama Start Ke-17, Kiandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup, Veda Ega Finis Keenam Moto3 Jerez!

"Targetnya bisa lebih baik dari sebelumnya, bisa masuk zona poin," ungkap Ziven optimistis saat membeberkan target dan harapannya dalam sesi wawancara bersama Mandalika Racing Series.

Di grid Moto4 European Cup 2026, Ziven dipastikan bukan satu-satunya delegasi non-Eropa yang mencoba peruntungan.

Ia harus bersiap menghadapi kepungan pembalap Asia lainnya, seperti Alfonsi Daquian dari Filipina yang berstatus paling berpengalaman karena telah mengaspal sejak musim lalu dengan rekor finis terbaik di urutan ketujuh.

Selain itu, ada pula nama Noprutpong Bunprawes dari Thailand serta rider muda Malaysia, Qabil Irfan Azlan.

Berbeda dengan Ziven, Noprutpong dan Qabil Irfan melakoni musim balap yang padat tahun ini dengan mengikuti kejuaraan Moto4 di Asia dan Eropa secara simultan.

Baca Juga: Punya Kenangan Manis Cetak Double Winner, Veda Ega Pratama Siap Unjuk Gigi Lagi di Sirkuit Mugello Italia

Ancaman Nyata dari Rival Jiran di Bawah Naungan SIC

Sorotan khusus patut diberikan kepada Qabil Irfan Azlan. Rider belia Malaysia berusia 14 tahun ini datang dengan rekam jejak impresif setelah sukses mengunci podium kedua pada seri pembuka Moto4 Asia di Sirkuit Buriram, Maret lalu.

Tak hanya itu, atmosfer balap Eropa juga bukan hal baru baginya mengingat tahun lalu ia berhasil keluar sebagai juara umum di kelas Talent Cup pada ajang Spanish Superbike Championship.

Langkah Qabil Irfan di bawah bendera SIC-GRYD Racing pun kian solid berkat sokongan dana dan fasilitas penuh dari proyek mutakhir Sepang International Circuit (SIC), manajemen yang sama yang mengorbitkan Hakim Danish ke panggung Moto3 dunia saat ini.

"Saya sangat bersemangat untuk memulai tantangan di Moto4 European Cup," tutur Qabil penuh antusiasme, seperti dilansir dari Berita Harian.

Editor : Imron Hidayatullahh
#pembalap Indonesia #Ziven Rozul #pembalap muda tanah air #kiandra ramadhipa #veda ega pratama