SENTUL, Radar Ijen - Timnas Voli Putra Indonesia mendapat pukulan jelang menghadapi agenda internasional 2026. Dua pemain senior, Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar, dipastikan mundur dari pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun instagram resmi PBVSI @indonesian_volleyball. Salah satu alasannya adalah komitmen mereka untuk regenerasi dan alasan pribadi.
Mundurnya dua pemain berpengalaman itu jelas menjadi kehilangan besar bagi skuad Merah Putih. Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar sama-sama memiliki kemampuan mumpuni.
Rivan Nurmulki selama ini menjadi tumpuan utama lini serang Indonesia, sedangkan Nizar dikenal sebagai setter yang punya pengalaman panjang bersama tim nasional.
“PBVSI menerima surat pengunduran diri Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar dari Tim Nasional Bola Voli Putra Indonesia,” tulis official akun instagram PBVSI.
“Setelah bertahun-tahun berjuang bersama Merah Putih. Nizar dan Rivan memutuskan tidak dapat bergabung dengan alasan komitmen regenerasi tim, kebugaran fisik, dan rencana pribadi dalam perjalanan karir ke depan,” imbuhnya.
Sebelumnya, nama Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar masuk dalam daftar 16 pemain yang dipanggil PBVSI untuk menghadapi AVC Nations Cup dan SEA V League 2026.
Rivan Nurmulki dipercaya untuk mengisi posisi opposite bersama pemain muda Indonesia Dawuda Alaihimas Sallam.
Sementara Nizar Julfikar, mengisi posisi setter tebaik Indonesia lainnya, yakni Dio Zulfikri dan Jasen Natanael Kilanta.
Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar diketahui memiliki kemistri yang baik. Bagaimana tidak, mereka memang sudah lama bermain bersama.
Keduanya sempat membela Surabaya Bhayangkara Samator dalam waktu lama. Sebelum Jakarta Bhayangkara Presisi secara resmi membentuk tim sendiri.
Tak hanya di level klub, Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar juga tak jarang menjadi langganan Timnas Voli Putra Indonesia. Berkat kemampuan yang mereka miliki.
Dengan keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar yang mundur dari skuad Timnas Voli Putra Indonesia, maka pecinta bola voli tanah air dipastikan gagal, melihat duet dua pemain legend tersebut. (*)
Editor : Ilham Wahyudi