Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, PBVSI Langsung Mengganti Dengan Oleh Pemain Muda Asal Jawa Timur
Ilham Wahyudi• Selasa, 12 Mei 2026 | 19:16 WIB
Pasca resmi mundur dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi resmi diganti oleh Pemain muda asal Jawa Timur. (IG: jpevolley)
JAKARTA, Radar Ijen - Keputusan Megawati Hangestri mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia langsung memantik perhatian publik. Tak hanya di dalam negeri, media asing pun ikut menyoroti absennya opposite andalan Indonesia tersebut.
Sorotan itu muncul karena Timnas Voli Putri Indonesia akan menghadapi sejumlah agenda internasional penting sepanjang 2026. Mulai AVC Women’s Nations Cup, SEA V League, hingga AVC Women’s Continental Cup.
Di tengah situasi tersebut, muncul satu nama yang mulai disebut-sebut sebagai calon penerus Megawati. Dia adalah Khanza Putri, opposite muda asal Jawa Timur yang kini tengah naik daun.
Media voli asing Volleytrails bahkan secara khusus menyoroti potensi pevoli berusia 15 tahun tersebut. “Khanza Putri, pemain opposite hitter berusia 15 tahun dengan tinggi 180 cm, telah terpilih masuk dalam daftar pemain Timnas Voli Indonesia untuk musim mendatang,” tulis Volleytrails.
Nama Khanza memang mulai mencuri perhatian setelah tampil di level nasional. Sebelumnya, dia memperkuat Medan Falcons di Proliga 2026 dan kini bermain bersama Petrokimia pada turnamen U-18.
“Sebelumnya ia bermain untuk Medan Falcons di Proliga 2026 dan sekarang berkompetisi untuk Petrokimia di turnamen U18.” tulisnya.
“Ia diharapkan dapat meningkatkan performanya, mengingat bintang senior Megawati memilih untuk tidak membela tim nasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Khanza dinilai memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai opposite masa depan Indonesia. Selain posturnya yang mencapai 180 sentimeter, usia muda juga menjadi keuntungan tersendiri untuk terus mengasah kemampuan di level internasional.
Sorotan terhadap Khanza tak lepas dari keputusan Megawati yang memilih menepi dari Timnas Voli Putri Indonesia. Pevoli asal Jember tersebut sebelumnya telah menyampaikan alasan mundur demi fokus pada kondisi fisiknya.
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik serta rencana pribadi ke depan,“ kata Megawati dikutip dari Instagram @indonesian_volleyball.
Absennya Megawati jelas menjadi kehilangan besar bagi skuad Merah Putih. Sebab, selama beberapa tahun terakhir, pemain berjuluk Megatron itu menjadi andalan utama lini serang Timnas Voli Putri Indonesia.
Kini, regenerasi pun mulai menjadi perhatian. Di tengah kehilangan sosok Megawati, nama Khanza Putri perlahan muncul sebagai salah satu harapan baru voli putri Indonesia. (*)