JAKARTA, Radar Jember - Panggung internasional kembali menanti timnas voli putri Indonesia. Maka tak heran, jika federasi mulai menyiapkan pemain andalan.
Menghadapi AVC Women’s Nations Cup 2026, jajaran pelatih sudah mengantongi komposisi pemain terbaik. Total 17 nama dipanggil untuk memperkuat skuad Merah Putih.
Yang paling menyita perhatian, tentu masuknya Megawati Hangestri Pertiwi. Opposite andalan Indonesia itu kembali dipercaya menjadi tulang punggung tim, seiring performa konsistennya di level nasional maupun internasional.
Di bawah arahan pelatih kepala Marcos Sugiyama, tim ini memadukan kekuatan pemain senior dan energi muda. Kombinasi tersebut diharapkan mampu membawa Indonesia berbicara banyak di turnamen tingkat Asia itu.
Komposisi pemain dibagi dalam beberapa posisi kunci. Di sektor setter, ada dua nama yang akan mengatur tempo permainan, yakni Arneta Putri Amelia dan Tisya Amalia Putri.
Keduanya merupakan setter yang saling berhadapan dalam ajang Grand Final Proliga 2026. Mereka digadang gadang sebagai setter terbaik Indonesia saat ini.
Untuk posisi libero, tanggung jawab lini pertahanan dipercayakan kepada Indah Guretno Margiani serta Fajriahni Ema Herawati.
Sementara itu, sektor middle blocker diisi empat pemain: Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira Tegariani, Geofanny Eka Cahyaningtyas, dan Shindy Sasgia Dwi Yuniar. Mereka diharapkan menjadi tembok kokoh dalam menghalau serangan lawan.
Di posisi opposite, selain Megawati, terdapat Syelomitha Afrilaviza W, Khanza Putri Yansi Ganestri, serta Arsela Nuara Purnama. Persaingan di sektor ini diprediksi akan ketat.
Adapun lini outside hitter dihuni oleh Mediol Stiovanny Yoku, Ersandrina Devega S, Salsabila Dara Putri, Tina Syifa Sabila Salim, dan Putri Nur Agustin. Posisi ini menjadi salah satu kunci dalam variasi serangan tim.
Dengan komposisi tersebut, Indonesia diharapkan tampil kompetitif dan mampu bersaing dengan negara-negara kuat Asia.
Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi menjadi nilai tambah, sekaligus harapan besar bagi publik voli nasional. Dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.
Kini, tantangan sesungguhnya tinggal menunggu waktu. Mampukah skuad ini menjawab ekspektasi di panggung Asia? Semua akan terjawab di AVC Women’s Nations Cup 2026. (*)
Editor : Ilham Wahyudi