YOGYAKARTA, Radar Ijen - Atmosfer panas kompetisi Proliga 2026 sektor putra akhirnya mencapai puncaknya. Para juara dari sektor putra dan putri sudah diketahui.
Tak hanya menyuguhkan duel sengit antartim, ajang kasta tertinggi bola voli Indonesia itu, juga melahirkan deretan pemain terbaik yang tampil konsisten sepanjang musim.
Nama-nama ini bukan sekadar bersinar di lapangan, tetapi juga menjadi penentu arah permainan timnya. Mereka juga tampil konsisten sepanjang Proliga 2026.
Baca Juga: Back To Back Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga, Tisya Amalia Ungkap Perjalanannya Berat
Sorotan utama tentu mengarah kepada Boy Arnes Arabi. Outside hitter andalan ini tampil luar biasa dan dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) dan best outside hitter.
Performa eksplosifnya di lini serang, dipadu ketenangan dalam momen krusial, membuatnya layak menyandang predikat pemain terbaik musim ini.
Di sektor outside hitter, Boy tak sendiri. Ia ditemani Taylor Sander yang juga tampil impresif. Kombinasi keduanya menghadirkan daya gedor yang sulit dibendung, baik melalui spike keras maupun variasi serangan yang cerdas.
Sementara itu, posisi opposite terbaik jatuh kepada Bardia Saadat, pemain Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan konsistensi tinggi sebagai mesin poin tim.
Serangan tajamnya kerap menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan ketat. Maka tak heran, jika terpilih sebagai best opposite Proliga 2026.
Dari sektor pengatur serangan, Dio Zulfikri terpilih sebagai setter terbaik. Distribusi bolanya rapi dan variatif, mampu menghidupkan semua lini serang tim. Perannya menjadi kunci dalam membangun ritme permainan.
Sementara itu, dua middle blocker terbaik diraih oleh Malizi dan Hendra Kurniawan. Keduanya tampil kokoh di depan net, baik dalam membendung serangan lawan maupun mencetak poin lewat quick attack.
Di lini pertahanan, nama Irpan mencuat sebagai libero terbaik. Kecekatan dan refleksnya dalam menerima serangan lawan membuat lini belakang timnya sulit ditembus.
Penghargaan individu ini menjadi bukti bahwa Proliga 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan tim, tetapi juga panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Dengan performa yang ditunjukkan musim ini, para peraih penghargaan tersebut dipastikan akan menjadi tulang punggung penting, baik di level klub maupun tim nasional ke depan. (*)
Editor : Ilham Wahyudi