YOGYAKARTA, Radar Ijen - Jakarta Pertamina Enduro dipastikan menjadi juara Proliga 2026. Setelah kembali mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, pada Grand Final leg kedua.
Mengawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan tampil dominan. Sehingga membuat Jakarta Pertamina Enduro menang dengan tiga set langsung.
Kehadiran Irina Voronkova juga menjadi puzzle yang melengkapi kekuatan Jakarta Pertamina Enduro. Sejak didatangkan, dia selalu menjadi mesin poin mematikan.
Selain dua pemain diatas, kemenangan tersebut juga sangat berarti bagi Tisya Amalia, kapten Jakarta Pertamina Enduro dalam Proliga 2026.
Diketahui, sebelumnya Tisya Amalia sempat mendapatkan komentar negatif, dari pertandingannya di lapangan. Namun, hal tak membuatnya patah semangat. "Prosesnya tahun ini berat banget," kata Tisya.
Dia juga mentalnya sempar terganggu, dengan penilaian negatif dari netizen. Penampilannya memang sempat doragukan, meski sebenarnya Tisya merupakan salah satu setter terbaik di Indonesia.
"Kalau dari segi mental, tahun ini agak terganggu mentalnya," kata Tisya pasca pertandingan grand final Proliga 2026 leg kedua.
Tisya Amalia juga mengatakan, perjalanan tim Jakarta Pertamina Enduro pada Proliga 2026, hampir sama dengan Proliga 2025 lalu.
Pada fase reguler Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro sempat kesulitan dan menelan beberapa kekalahan dari berbagai pertandingan yang dijalani.
Namun hal itu berubah drastis, ketika masuk pada fase Final Four Proliga 2026. Mereka menjadi tim yang sulit untuk ditaklukan.
"Fase reguler berat, tapi di final fournya sampai grand final, Alhamdulillah lancar," imbuh Tisya Amalia. (*)
Editor : Ilham Wahyudi