YOGYAKARTA, Radar Ijen - Sempat takluk pada set pertama atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Jakarta Pertamina Enduro tak membuat mereka menyerah begitu saja.
Jakarta Pertamina Enduro mampu bangkit pada set kedua hingga set ke empat, dalam pertandingan perdana perebutan gelar juara Proliga 2026.
Hal tersebut membuat Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan, berhasil keluar sebagai pemenang pada pertandingan grand final pertama Proliga 2026.
Namun, hal tersebut tak lantas membuat Jakarta Pertamina Enduro menjadi juara Proliga 2026. Karena harus mendapatkan satu kemenangan lain.
Diketahui, perebutan gelar juara Proliga ditentukan dengan format best of three. Artinya gelar juara bisa diberikan, jika mendapatkan dua kemenangan.
Dibalik kemenangan Jakarta Pertamina Enduro, mama Irina Voronkova sukses mencuri perhatian. Dia menjadi salah satu mesin poin mematikan.
Irina Voronkova menjadi pembeda bagi Jakarta Pertamina Enduro. Saat rekan-rekannya belum panas, satu nama ini jadi pembeda, dia membalikkan keadaan dan membuka jalan menuju gelar juara.
Dominasi Irina Voronkova menjadi kunci kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Gresik Phonska Plus pada leg pertama grand final Proliga 2026 sektor putri.
Kemenangan tersebut, menjadi modal penting bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk mempertahankan gelar juara. Mereka kini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci trofi juara Proliga 2026.
Irina Voronkova menunjukkan kelasnya. Saat Megawati Hangestri dan Wilma Salas belum menemukan ritme, pemain asal Rusia itu menjadi tumpuan utama serangan.
Spike kerasnya terus membombardir pertahanan lawan dan mengubah jalannya pertandingan. Sekaligus membuat Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kesulitan.
Bahkan, Irina Voronkova mencatatkan 36 poin, menjadi yang terbanyak pada leg pertama Grand Final Proliga 2026. Hal itu menjadi bukti, dia sebagai mesin poin mematikan.
Kemenangan ini menempatkan Pertamina Enduro di atas angin. Namun, pertarungan belum selesai. Leg kedua dipastikan tetap berlangsung sengit, dengan Gresik Phonska Plus berpeluang membalas. (*)
Editor : Ilham Wahyudi