YOGYAKARTA, Radar Ijen - Partai puncak Proliga 2026 sektor putra dipastikan panas. Bukan sekedar final, tapi pertarungan gengsi dua raksasa, juara bertahan dan penantang paling konsisten musim ini.
Laga final sektor putra Proliga 2026 menghadirkan benturan dua kekuatan besar. Jakarta Bhayangkara Presisi akan menghadapi Jakarta LavAni Livin' Transmedia dalam duel yang sarat gengsi.
Grand final Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Atmosfer panas diprediksi mengiringi duel dua tim dengan sejarah dan kualitas mentereng itu.
Jakarta Bhayangkara Presisi datang dengan status juara bertahan. Mereka kembali menunjukkan mental juara saat memastikan tiket final Proliga 2026.
Di sisi lain, Jakarta LavAni bukan lawan sembarangan. Tim tersebut tampil stabil sepanjang fase reguler hingga Final Four Proliga 2026.
Bahkan Jakarta LavAni menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan. Kedalaman skuad serta permainan kolektif menjadi kekuatan utama mereka.
Pertemuan pada babak grand final Proliga 2026 pun, bukan sekadar soal gelar. Ada ambisi besar yang dibawa masing-masing tim.
Bhayangkara mengusung misi mempertahankan dominasi, bahkan membidik hattrick juara. Setelah dalam Proliga sebelumnya, menjadi juara dua kali berturut-turut.
Sementara LavAni datang dengan tekad merebut kembali supremasi. Konsistensi performa sepanjang musim menjadi modal penting untuk menantang sang juara bertahan.
Menariknya, Bhayangkara memberi sinyal strategi berbeda jelang final. Mereka membuka peluang rotasi pemain demi menjaga kebugaran skuad inti.
Dengan kekuatan yang relatif berimbang, laga final diprediksi berlangsung ketat sejak set pertama. Siapa yang lebih siap secara mental dan fisik, akan keluar sebagai penguasa baru voli nasional.
Diketahui, selama fase reguler hingga final four Proliga 2026, Jakarta LavAni selalu sukse menumbangkan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Meski demikian, tentu sang juru taktik Jakarta Bhayangkara tak mau tinggal diam. Mereka diperkirakan menyiapkan strategi khusus dalam babak grand final Proliga 2026.
Begitu juga dengan Jakarta LavAni, dengan modal pemain yang memiliki kemampuan mumpuni, tentu juga menyiapkan strategi khusus.
Apalagi dengan skema grand final yang berbeda dengan gelaran Proliga sebelumnya. Pada Proliga 2026, penentuan juara dilakukan dengan format best of three.
Laga perdana grand final Proliga 2026, akan dilaksanakan perdana pada Jum'at (24/4) di Gor Amongrogo, Yogyakarta.
Dilanjutkan pertandimgan kedua di temlat yang sama, pada Sabtu (25/4) mendatang.
Jika kedua tim sama sama mendapat satu kemenangan, dari dua laga tersebut. Maka laga berlanjut pada Minggu (26/4) mendatang. (*)
Editor : Ilham Wahyudi