Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua Pemain Voli Senior Indonesia yang Belum Merasakan Gelar Juara Proliga. Tahun ini Berpotensi Tercapai Bersama Jakarta Lavani?

Ilham Wahyudi • Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB
TERBUKA LEBAR: Sigit Ardian bersama Dimas Saputra melakukan latihan dengan rekannya di Jakarta Lavani beberapa waktu lalu.
TERBUKA LEBAR: Sigit Ardian bersama Dimas Saputra melakukan latihan dengan rekannya di Jakarta Lavani beberapa waktu lalu. (IG : lavani.forever)

JAKARTA, Radar Ijen - Dalam jagat bola voli tanah air, nama Sigit Ardian dan Dimas Saputra adalah jaminan mutu. Keduanya merupakan ikon outside hitter dan opposite dengan barisan penggemar fanatik.

Namun, ada satu noda kecil dalam rekam jejak mentereng mereka: keduanya belum pernah sekali pun mencicipi manisnya gelar juara Proliga.

Musim Proliga 2026 ini, aroma pecah telur tercium kuat. Baik Sigit Ardian maupun Dimas Saputra berada dalam satu tim yang belum terkalahkan.

Baca Juga: Jakarta Lavani Unbeaten selama Proliga 2026, Taklukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dan Meraih Juara Final Four Putaran Dua

Hal tersebut memungkinkan Sigit Ardian dan Dimas Saputra memutus kutukan panjang itu. Saat ini mereka bergabung bersama Jakarta Lavani.

Bagi publik voli, Sigit Ardian adalah simbol konsistensi. Pemain asal Kebumen yang juga anggota TNI AU ini dikenal dengan spike tajam mematikan.

Namun, meski berkali-kali membawa timnya lolos ke babak Final Four, trofi juara selalu luput dari genggamannya. Belum ada gelar juara yang dia dapatkan.

Baca Juga: Pecinta Bola Voli Harus Tahu, Berikut Perbedaan Ketentuan Pembelian Tiket Selama Gelaran Grand Final Proliga 2026

Namun, pada Proliga 2026 Sigit Ardian terlihat lebih selektif dalam memilih labuhan. Tim yang ia bela sekarang memiliki kedalaman skuad (bench players) yang mumpuni.

Siapa yang tak kenal Dimas Saputra?. Pemilik lompatan vertikal yang mengerikan dan service ace yang sering membuat lawan mati kutu.

Secara prestasi individu dan kontribusi di Timnas, Dimas nyaris tanpa cela. Namun, urusan medali emas Proliga, nasibnya tak jauh beda dengan Sigit Ardian.

Mengapa Musim 2026 Menjadi Milik Mereka?. Ya, selama fase reguler hingga final Four Proliga 2026 Jakarta Lavani belum terkalahkan.

Jakarta Lavani memiliki kedalaman skuad yang mumpuni dalam Proliga 2026. Sehingga tidak hanya mengandalkan satu bintang, melainkan kolektivitas yang solid.

Sebagai pemain senior, Sigit Ardian dan Dimas Saputra memiliki jam terbang yang dibutuhkan saat memasuki fase gugur yang penuh tekanan.

Baca Juga: Dibalik Belum Cairnya Insentif Ratusan Guru Ngaji di Bondowoso! Belum Ada Kepastian, Hanya Diminta Sabar

Gelar juara Proliga adalah satu-satunya legitimasi yang kurang untuk mengukuhkan status mereka sebagai legenda hidup voli Indonesia. (*)

Editor : Ilham Wahyudi
#dimas saputra #juara #Sigit Ardian #voli #proliga