Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

KONI Jember Angkat Bicara! Tegaskan Penilaian Cabor Tak Hanya Berdasar Medali, tapi Progres Pembinaan!

Sidkin • Jumat, 17 April 2026 | 07:00 WIB
“Kami menilai secara bersama-sama dengan indikator yang jelas, bukan hanya soal emas, perak, atau perunggu.” RENDRA WIRAWAN, Wakil Ketua KONI Jember.
“Kami menilai secara bersama-sama dengan indikator yang jelas, bukan hanya soal emas, perak, atau perunggu.” RENDRA WIRAWAN, Wakil Ketua KONI Jember.

Radar Jember - KONI Jember menegaskan bahwa bentuk apresiasi terhadap cabang olahraga tidak semata didasarkan pada raihan medali di Porprov sebelumnya.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh melalui monitoring dan evaluasi (monev) yang saat ini tengah berjalan.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan kepada cabor dituangkan dalam mekanisme SPPD monev.

Baca Juga: Apresiasi Pusat: Kepala BGN Sebut Jember Terbaik dalam Akurasi Data Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Wakil Ketua Umum yang membidangi Pembinaan Prestasi KONI Jember Rendra Wirawan mengatakan, percepatan monev dilakukan untuk memetakan kesiapan masing-masing cabor menghadapi Porprov X 2027.

Dalam proses ini, KONI mengumpulkan data terkait target medali, potensi atlet, hingga pola pembinaan yang dijalankan.

Output dari monev ini salah satunya melalui SPPD yang diberikan kepada cabor dan pelatih sebagai bagian dari pendampingan.

Rendra menjelaskan, pemberian SPPD tersebut bukan sekadar administratif, tetapi menjadi bagian dari bentuk perhatian KONI terhadap aktivitas pembinaan cabor.

Melalui mekanisme ini, setiap cabor diminta melaporkan perkembangan dan program yang dijalankan secara berkala.

Dengan demikian, KONI dapat memantau sejauh mana kesiapan masing-masing cabor.

“Itu bagian kecil dari perhatian kami, tapi yang utama adalah bagaimana cabor bisa bergerak dan menunjukkan progres,” katanya.

 

Menurut Rendra, penilaian dalam monev tidak hanya melihat raihan medali, tetapi juga mempertimbangkan berbagai indikator lain.

Mulai dari aktivitas pembinaan, keikutsertaan dalam kejuaraan, hingga keseriusan dalam mempersiapkan atlet.

Hal ini membuat hasil penilaian menjadi lebih proporsional dan tidak semata berbasis capaian masa lalu.

“Kami menilai secara bersama-sama dengan indikator yang jelas, bukan hanya soal emas, perak, atau perunggu,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, ada cabor yang belum meraih medali pada Porprov sebelumnya, tetapi menunjukkan progres signifikan melalui kegiatan seperti kejuaraan.

Upaya tersebut menjadi nilai tambah dalam penilaian karena mencerminkan keseriusan pembinaan. Sebaliknya, cabor yang minim aktivitas juga menjadi catatan tersendiri dalam evaluasi.

“Semua ada proporsinya, karena target kami bagaimana semua cabor bisa berkembang dan berkontribusi untuk prestasi Jember ke depan,” pungkasnya. (kin/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Monev #cabor #Porprov Jatim #KONI Jember