radar jember - Adhikara, Amanda, M. Rian, dan Faathir, empat dari puluhan atlet drum band dari Jember Marching Band (JMB) yang akan berangkat ke Malaysia World Band Competition 2025 adalah siswa SMKN 5 Jember.
Dukungan dari pihak sekolah diberikan ke siswanya yang menuju kompetisi internasional, termasuk memastikan mendapatkan hak-hak pendidikannya.
Kepala SMKN 5 Jember, Nanda Wiratama yang turut hadir menyaksikan pelepasan para siswa kebanggaannya.
Bukan hanya sebagai kepala sekolah, tapi juga sebagai pendukung utama semangat anak-anak muda yang telah membuktikan bahwa prestasi tak hanya datang dari ruang kelas.
Nanda menjelaskan, keempat siswanya tersebut kini duduk di bangku kelas XII dan juga sedang menjalani kesibukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Nanda menegaskan, pihak sekolah memastikan bahwa keberangkatan mereka ke Malaysia tak menghambat hak-hak pendidikan mereka.
“Kami sudah komunikasi dengan dunia usaha dan industri tempat mereka PKL. Setelah pulang dari Malaysia, mereka bisa melanjutkan PKL tanpa hambatan,” jelas Nanda.
Lebih dari sekadar mendukung di kompetisi, sekolah juga melihat potensi jangka panjang keempat siswa tersebut.
Dari hasil penelusuran minat dan bakat, diketahui bahwa mereka punya keinginan kuat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami dorong mereka ikut SNBP. Tahun lalu, 103 siswa SMAKN 5 Jember tembus SNBP ke perguruan tinggi negeri. Salah satunya bahkan masuk ke Kedokteran Hewan Unair, dan ia juga dulu aktif di JMB. Jadi ada jejak prestasi yang sama dengan seniornya,” tambahnya. (dwi/dwi)
Editor : M. Ainul Budi