Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akses Putus sejak Banjir Bandang, Truk Pertama Mengangkut Bantuan Melintasi Tenge Besi Menuju Takengon

Imron Hidayatullahh • Rabu, 24 Desember 2025 | 20:26 WIB
Truk bantuan logistik mulai bisa melewati jalur Tenge Besi untuk bantuan pascabanjir ke Takengon. (Instagram/syahru_ozer)
Truk bantuan logistik mulai bisa melewati jalur Tenge Besi untuk bantuan pascabanjir ke Takengon. (Instagram/syahru_ozer)

Radar Jember - Akses Takengon ke Bireuen melalui Tenge Besi sudah mulai terbuka dan terhubung.

Berbagai cerita korban banjir di Takengon, Bireuen, dan Bener Meriah viral di media sosial karena perjuangannya untuk mendapatkan bantuan.

Jalur Tenge Besi yang terputus, membuat akses jalan sulit dilalui oleh kendaraan, baik itu roda empat maupun roda dua.

Korban banjir yang hendak mengambil bantuan logistik, harus berjalan kaki melewati bekas longsoran yang licin dan menantang.

Ungkapan Haru Pembukaan Jalur Tenge Besi

Kabar baik mengenai pembukaan jalur Tenge Besi itu diunggah oleh pemilik akun @syahru_ozer pada Rabu (24/12/2025).

Alhamdulillah Ya Allah, akhirnya jalan penghubung Bireuen-Takengon sudah terhubung,” ujar keterangan dalam caption unggahan.

“Semoga seluruh bantuan dan donasi via darat bisa segera masuk untuk membantu korban bencana alam di daerah terisolasi di wilayah tengah, Takengon, dan Bener Meriah,” imbuhnya.

Pesan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga diucapkan oleh pemilik video yang menyatakan bahwa dengan pembukaan jalur, bisa memudahkan distribusi bantuan.

“Halo, Pak Mualem, jangan sedih lagi. Jalur Tenge Besi sudah terbuka, Pak. Malam ini tanggal 23 Desember 2025 sudah terbuka,” ujarnya.

 Baca Juga: Kreatif dan Unik di Tengah Krisis: Warga Desa Sekumur Ciptakan Saringan Alami untuk Dapatkan Air Bersih Pascabanjir

Harapan Baru Pendistribusian Bantuan

Pembukaan jalur ini tentu menjadi secercah harapan baru bagi korban yang berada di wilayah tersebut.

“Seluruh bantuan dari Bireuen dan Medan sudah bisa masuk malam ini, Pak Mualem,” lanjutnya.

Dalam video lainnya juga ditunjukkan momen truk besar berisi bantuan logistik untuk Takengon dan Bener Meriah, menjadi yang pertama melintas.

“Bismillah Ya Allah, truk pertama yang melintas di Jalan Tenge Besi, masuk hari ini, 23 Desember 2025. Insyaallah kawan-kawan, bantuan dari seluruh Indonesia sudah bisa masuk ke Takengon,” tambahnya.

“Mudah-mudahan bisa lewat, ini truk pertama, percobaan. Motor juga mulai bisa lewat,” sambungnya.

Update Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Dampak banjir dan longsor masih dirasakan, terlebih sejumlah warga Aceh Tengah masih terisolasi karena akses transportasi yang putus.

Sampai Senin (22 /12/2025), ada sekitar 35.265 jiwa yang  masih tersiolasi pascabanjir dan longsor.

Sementara itu, data dari Posko Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Tengah melaporkan ada 14 kecamatan dan 295 desa yang terdampak dengan total 234.710 jiwa.

Data Posko juga mencatat bahwa ada 24 orang yang meninggal dunia dan 4 orang lainnya dalam pencarian.

Adapun untuk korban pengungsi, ada 13.201 jiwa yang tersebar di 65 titik pengungsian.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pascabencana Aceh #akses putus #banjir bandang Aceh Sumbar Sumut #Takengon aceh tengah