Update Sejauh Mana Pembangunan Tol Trans Sumatera Terbaru Oktober 2026

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:52 WIB
Jalan Tol Trans Sumatera. (ANTARA/HO-Hutama Karya)
Jalan Tol Trans Sumatera. (ANTARA/HO-Hutama Karya)

RADAR JEMBER - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus berlanjut untuk memperkuat konektivitas antar wilayah di Pulau Sumatera, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Memasuki Oktober 2026, perkembangan proyek ini menjadi perhatian karena sejumlah ruas masih dalam tahap pengerjaan, sementara bagian lainnya telah beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat.

Berdasarkan laporan PT Hutama Karya (Persero) yang dipublikasikan pada Juni 2026, jaringan Tol Trans Sumatera telah mencapai sekitar 1.185 kilometer, dengan 829 kilometer beroperasi dan 356 kilometer lainnya masih dalam tahap konstruksi atau pengembangan yang dilaporkan.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan jaringan tol masih berlangsung untuk memperluas akses transportasi sekaligus menghubungkan sejumlah pusat kegiatan ekonomi di Sumatera.

Ruas Palembang–Betung Menjadi Salah Satu Prioritas

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Tol Palembang–Betung di Sumatera Selatan, yang diharapkan memperkuat akses perjalanan antara Palembang dan wilayah sekitarnya.

Dalam laporan yang diterbitkan pada Mei 2026, Hutama Karya menyebut progres konstruksi ruas sepanjang 69,2 kilometer tersebut mencapai 81,99 persen hingga April 2026, sedangkan pembebasan lahannya mencapai 87,45 persen.

Pembangunannya terbagi menjadi tiga seksi, yakni Palembang–Rengas, Rengas–Pangkalan Balai, dan Pangkalan Balai–Betung.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian konstruksi dan pengadaan tanah menjadi bagian penting yang perlu dituntaskan sebelum seluruh ruas dapat dimanfaatkan sesuai rencana.

Selain itu, Tol Betung–Tempino–Jambi juga menjadi bagian dari pengembangan jaringan yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara Sumatera Selatan dan Jambi.

Tol Rengat–Pekanbaru Juga Terus Dikembangkan

Pengembangan Tol Trans Sumatera juga berlanjut di Riau melalui ruas Rengat–Pekanbaru, khususnya Seksi Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru yang menjadi bagian dari upaya memperkuat akses transportasi di sekitar ibu kota provinsi tersebut.

Hutama Karya melaporkan progres konstruksi seksi sepanjang 30,57 kilometer itu mencapai 76,30 persen hingga April 2026, dengan pengadaan tanah sebesar 85,08 persen.

Penyelesaian ruas ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan dan mendukung distribusi barang di wilayah Pekanbaru serta kawasan sekitarnya.

Pengadaan Tanah Masih Menjadi Tantangan

Di samping pengerjaan fisik, penyelesaian pengadaan tanah juga menjadi faktor penting dalam kelanjutan pembangunan Tol Trans Sumatera.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut membahas percepatan penyelesaian persoalan pengadaan tanah untuk proyek jalan tol bersama pihak terkait pada September 2026.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan tol membutuhkan koordinasi berbagai pihak agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Secara keseluruhan, perkembangan Tol Trans Sumatera hingga Oktober 2026 perlu dilihat dari progres konstruksi, penyelesaian lahan, dan kesiapan setiap ruas untuk beroperasi.

Meski pembangunan terus berjalan, kepastian mengenai perkembangan terbaru setiap proyek tetap perlu mengacu pada laporan resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Penulis : Muhammad Rohman Setiawan

Editor : M. Ainul Budi
proyek tol tol trans sumatera jalan tol tarif tol