Logawa Pimpin KA Komersial, Probowangi Jadi Andalan PSO di Daop 9 Jember

M. Ainul Budi • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 18:10 WIB
Suasana Penumpang KA Logawa di Stasiun Jember (8/10). (HUMAS DAOP 9)
Suasana Penumpang KA Logawa di Stasiun Jember (8/10). (HUMAS DAOP 9)

RADAR JEMBER - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus memperkuat layanan transportasi kereta api untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Tapal Kuda dan sekitarnya. Sepanjang Januari–September 2026, Daop 9 Jember mengoperasikan 30 perjalanan kereta api (KA), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 26 perjalanan KA.

Peningkatan jumlah perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam menyediakan pilihan transportasi yang semakin beragam bagi masyarakat. Di tengah dinamika kebutuhan perjalanan, kinerja angkutan masing-masing kereta api di wilayah Daop 9 Jember menunjukkan perkembangan yang beragam, baik pada layanan komersial maupun kereta api dengan skema Public Service Obligation (PSO).

Pada layanan KA komersial, KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto mencatat volume penumpang tertinggi di antara layanan komersial yang disorot, dengan melayani 250.297 penumpang selama Januari–September 2026. Jumlah tersebut meningkat 4.746 penumpang atau sekitar 1,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, sebanyak 245.551 penumpang.

Pertumbuhan juga tercatat pada KA Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi. Selama Januari–September 2026, KA tersebut melayani 211.289 penumpang, bertambah 1.828 penumpang atau sekitar 0,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebanyak 209.461 penumpang.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kedua layanan masih menjadi pilihan masyarakat untuk menunjang beragam kebutuhan perjalanan. KA Logawa menghubungkan wilayah Ketapang dengan Purwokerto, sementara KA Mutiara Timur melayani konektivitas Ketapang–Surabaya Pasarturi, yang mendukung mobilitas masyarakat antardaerah.

Sementara itu, pada layanan kereta api PSO, KA Probowangi dan KA Sritanjung terus berperan dalam menyediakan transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Selama Januari–September 2026, KA Probowangi melayani sebanyak 591.530 penumpang, sedangkan KA Sritanjung mencatat 463.001 penumpang dengan pertumbuhan yang stabil.

Dengan karakteristik layanan yang menjangkau berbagai tujuan, kedua KA tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, maupun aktivitas lainnya.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa dinamika volume penumpang merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan transportasi. Perubahan pola mobilitas, kebutuhan perjalanan masyarakat, serta semakin beragamnya pilihan layanan dapat memengaruhi persebaran penumpang pada masing-masing KA.

“Setiap layanan kereta api memiliki karakteristik dan segmen pelanggan tersendiri. Karena itu, kinerja angkutan tidak hanya kami lihat dari jumlah penumpang, tetapi juga dari bagaimana layanan tersebut mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat secara aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Cahyo.

Menurutnya, persebaran penumpang pada 2026 juga berlangsung seiring dengan hadirnya dua layanan KA komersial baru, yakni KA Pandalungan 2 dan KA Sangkuriang. Bertambahnya pilihan perjalanan tersebut menjadi bagian dari dinamika layanan perkeretaapian yang terus berkembang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain volume penumpang, ketepatan waktu menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Pada periode Januari–September 2026, KAI Daop 9 Jember mencatat capaian ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan KA tercapai 100 persen.

Editor : M. Ainul Budi
ka probowangi tarif kereta KA Logawa tarif khusus daop 9