RADAR JEMBER – Peralihan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mendapat dukungan anggaran khusus dari pemerintah.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah menyiapkan Rp23 triliun dalam anggaran Tahun Anggaran (TA) 2027 untuk mendukung proses peralihan tersebut.
Anggaran itu menjadi bagian dari tambahan dana yang diterima Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan, Kemendikdasmen memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp28 triliun untuk TA 2027.
Tambahan tersebut membuat pagu anggaran Kemendikdasmen meningkat dari sebelumnya Rp61,10 triliun menjadi Rp89,10 triliun.
Keputusan mengenai tambahan anggaran itu ditetapkan dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Belanja Pemerintah Pusat Badan Anggaran DPR RI pada 15 September 2026.
“Panja Belanja Pemerintah Pusat Badan Anggaran DPR RI pada tanggal 15 September 2026 yang lalu telah memutuskan bahwa Kemendikdasmen mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp28 triliun sehingga pagu anggaran Kemendikdasmen Tahun Anggaran 2027 menjadi Rp89,10 triliun,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta Pusat, Selasa (22/9).
Bukan Hanya untuk Gaji
Dari total tambahan Rp28 triliun tersebut, sebesar Rp23 triliun dialokasikan untuk mendukung peralihan guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Anggaran tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi pembayaran gaji setelah guru mengalami perubahan status.
Dana itu juga mencakup tunjangan bagi guru PPPK yang nantinya beralih menjadi penuh waktu.
Dengan adanya alokasi tersebut, kebutuhan anggaran untuk proses peralihan status guru PPPK paruh waktu telah masuk dalam perencanaan anggaran Kemendikdasmen untuk 2027.
Ada Rp5 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah
Sementara itu, sisa tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun digunakan untuk mengembalikan alokasi program revitalisasi satuan pendidikan.
Abdul Mu’ti menjelaskan, tambahan tersebut membuat anggaran revitalisasi kembali menjadi Rp14,28 triliun.
Sebelumnya, pada penetapan awal pagu anggaran TA 2027, alokasi untuk program revitalisasi satuan pendidikan hanya sebesar Rp9,28 triliun.
Dengan demikian, tambahan Rp 28 triliun untuk Kemendikdasmen pada 2027 terbagi untuk dua kebutuhan utama. Sebanyak Rp23 triliun dialokasikan untuk mendukung peralihan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, termasuk gaji dan tunjangan.
Sedangkan Rp5 triliun lainnya digunakan untuk mengembalikan anggaran program revitalisasi satuan pendidikan.
Kebijakan anggaran tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah dalam mendukung sektor pendidikan pada Tahun Anggaran 2027.
Penulis : Evelyn Ramadhani Wibowo
Editor : M. Ainul Budi