RADAR JEMBER – Perjalanan menuju Banyuwangi dari arah Surabaya berpotensi punya wajah baru. Jalur sepanjang 175,78 kilometer yang menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi disiapkan untuk memperkuat konektivitas wilayah timur Jawa.
Selama ini, perjalanan darat dari Surabaya menuju Banyuwangi masih banyak mengandalkan jalur arteri dan jalan nasional. Dalam kondisi tertentu, perjalanan dapat memakan waktu sekitar 5–7 jam, tergantung kepadatan lalu lintas, rute, serta titik keberangkatan dan tujuan.
Kehadiran Tol Probolinggo–Banyuwangi atau Tol Prosiwangi membawa perubahan pada pola perjalanan tersebut. Ruas tol ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan jalan tol di Jawa Timur yang diarahkan hingga wilayah paling timur Pulau Jawa.
Baca Juga: Akhir Bulan Ini Langsung Dibuka Gratis: Berikut Update Terbaru Tol Prosiwangi
Bukan hanya Banyuwangi yang berpotensi merasakan dampaknya. Wilayah Tapal Kuda, termasuk Jember dan Situbondo, juga berada dalam kawasan yang dapat memperoleh manfaat dari konektivitas yang semakin terintegrasi.
Arus kendaraan dan distribusi barang antardaerah berpotensi menjadi lebih terhubung. Sektor pariwisata juga dapat ikut terdorong karena Banyuwangi memiliki akses strategis menuju Pelabuhan Ketapang, salah satu pintu penyeberangan menuju Bali.
Namun, keberadaan tol tidak serta-merta berarti perjalanan Surabaya–Banyuwangi langsung menjadi jauh lebih singkat. Waktu tempuh nantinya tetap bergantung pada ruas yang telah beroperasi, titik masuk dan keluar tol, kondisi lalu lintas, serta rute yang dipilih pengguna jalan.
Dengan bentangan sekitar 175,78 kilometer, Tol Probowangi bukan sekadar tambahan jalur baru. Proyek ini menjadi bagian dari perubahan konektivitas di ujung timur Jawa, yang perlahan dapat mengubah cara masyarakat bergerak dari Surabaya menuju kawasan Tapal Kuda hingga Banyuwangi.
Penulis : Evelyn Ramadhani Wibowo
Editor : M. Ainul Budi